DEMOKRASINEWS, Bandarlampung, 16 Oktober 2026 — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menggelar Jamboree on the Air dan Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) Camp 2026 untuk mendorong Pramuka Penegak meningkatkan literasi digital, keterampilan komunikasi, dan persaudaraan lintas wilayah maupun negara.
Kegiatan yang diikuti 102 peserta tersebut dibuka pada Jumat (16/10/2026) pagi di Aula Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kwarda Lampung. Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, diwakili Ketua Harian Kwarda Lampung, Riski Sofyan.
JOTA-JOTI Camp merupakan kegiatan kepramukaan yang memadukan perkemahan dengan komunikasi melalui radio amatir dan jaringan internet. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan teknologi, serta membangun jejaring persahabatan dengan sesama Pramuka.
Dalam sambutan tertulisnya, Ketua Kwarda Lampung menegaskan bahwa JOTA-JOTI bukan sekadar ajang berkomunikasi, melainkan juga sarana pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan, mengasah keterampilan, dan mempererat persaudaraan Pramuka lintas wilayah hingga mancanegara.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membekali generasi muda agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peserta diharapkan mampu memanfaatkan radio dan internet secara positif, bijak, serta bertanggung jawab.
Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, kecakapan teknologi perlu diimbangi dengan etika, integritas, dan karakter yang kuat. Karena itu, para peserta diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam setiap aktivitas, termasuk ketika berinteraksi di ruang digital.
Melalui JOTA-JOTI Camp 2026, Gerakan Pramuka Lampung berharap dapat membentuk generasi muda yang melek teknologi, berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat persaudaraan dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Bidang V Kwarda Lampung, Rusdi Umar; Sekretaris Kwarda Lampung, Mubasit; Ketua ORARI Daerah Lampung; Kepala Balai Monitoring Frekuensi; sejumlah Andalan Daerah; serta pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung.
Usai membuka kegiatan, Ketua Harian Kwarda Lampung bersama sejumlah pengurus Kwarda dan DKD Lampung meninjau lokasi perkemahan di lapangan samping Aula Pusdiklatda.
JOTA-JOTI Camp 2026 diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus pengalaman berharga bagi Pramuka Penegak untuk mengembangkan kompetensi digital, memperluas persahabatan, dan menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam menghadapi tantangan zaman.( Red/Ato )














