• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

DemokrasiNews
17/07/2026
in Advertorial, Daerah, Ekonomi
Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

DEMOKRASINEWS, Lampung Utara, 17 Juli 2026 – Target tanam padi di Kabupaten Lampung Utara melonjak signifikan pada Juli 2026. Pemerintah pusat menaikkan target luas tanam menjadi 3.038 hektare, meningkat dari sekitar 2.100 hektare pada Juni lalu. Namun, pemerintah daerah mengakui target tersebut cukup berat dicapai karena dihadapkan pada musim kemarau serta rehabilitasi jaringan irigasi yang menghambat pasokan air ke ribuan hektare lahan persawahan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Utara, Tomi Suciadi, mengatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen mengejar target yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Meski demikian, kondisi di lapangan menjadi tantangan besar bagi percepatan musim tanam.

“Target bulan Juli mencapai 3.038 hektare. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan target Juni yang sekitar 2.100 hektare,” ujar Tomi, Jumat (17/7/2026).

Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air
Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

Menurut Tomi, pada Juni 2026 realisasi luas tanam berhasil mencapai lebih dari 86 persen dari target yang ditetapkan pemerintah pusat. Capaian tersebut dinilai cukup baik di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi petani.

Memasuki Juli, tantangan semakin kompleks. Selain memasuki puncak musim kemarau yang menyebabkan debit air menurun, rehabilitasi jaringan irigasi turut mengurangi pasokan air bagi areal persawahan.

Tomi menjelaskan, saluran irigasi yang sedang diperbaiki merupakan jaringan utama yang selama ini mengairi lebih dari 2.000 hektare lahan sawah di Kabupaten Lampung Utara. Kondisi tersebut membuat sebagian petani memilih menunda masa tanam hingga distribusi air kembali normal.

Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

“Kondisi ini tentu memengaruhi percepatan tanam. Banyak lahan yang belum bisa diolah karena pasokan air belum mencukupi,” katanya.

Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi luas tanam baru mencapai sekitar 334 hektare atau 11 persen dari target 3.038 hektare.

Meski demikian, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura terus melakukan berbagai langkah percepatan bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, dan pemerintah kecamatan. Upaya tersebut antara lain mengoptimalkan pemanfaatan sumber air alternatif, mengatur pola tanam di wilayah yang masih memiliki ketersediaan air, serta memanfaatkan pompa air pada areal persawahan tadah hujan.

Selain itu, koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan instansi terkait terus dilakukan agar proses rehabilitasi irigasi dapat selesai sesuai jadwal sehingga distribusi air kembali normal.

Tomi menegaskan, keberhasilan program swasembada pangan nasional merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan seluruh potensi lahan pertanian meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang mendukung.

“Kami tetap berusaha semaksimal mungkin. Mudah-mudahan setelah perbaikan irigasi selesai dan kondisi air membaik, percepatan tanam bisa dilakukan sehingga capaian target tidak terpaut terlalu jauh,” ujarnya.

Peningkatan target tanam tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat untuk menjaga produksi beras nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Namun di tingkat daerah, keberhasilan pencapaian target sangat bergantung pada kondisi cuaca, ketersediaan air, serta kesiapan infrastruktur pertanian.

Dengan kombinasi musim kemarau dan terganggunya pasokan air akibat rehabilitasi jaringan irigasi, Kabupaten Lampung Utara kini menghadapi tantangan besar dalam memenuhi target tanam padi seluas 3.038 hektare sepanjang Juli 2026. Pemerintah daerah berharap kendala tersebut bersifat sementara sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga pada musim tanam berikutnya.( Red/JM )


Berita Terkini

Way Kambas Siapkan Gajah Sumatera Hidup Tanpa Rantai, Tim Thailand Beri Pendampingan
Pariwisata

Way Kambas Siapkan Gajah Sumatera Hidup Tanpa Rantai, Tim Thailand Beri Pendampingan

DemokrasiNews
24/10/2026
19 Ruas Jalan di Lampung Diusulkan Dapat Anggaran IJD Rp600 Miliar, Tunggu Kepastian Pusat
Daerah

19 Ruas Jalan di Lampung Diusulkan Dapat Anggaran IJD Rp600 Miliar, Tunggu Kepastian Pusat

DemokrasiNews
24/10/2026
Bupati Lampung Utara Tinjau Lahan Sawit PT Nakau Pascakebakaran, Luas Terdampak Diperkirakan 33 Hektare
Peristiwa

Bupati Lampung Utara Tinjau Lahan Sawit PT Nakau Pascakebakaran, Luas Terdampak Diperkirakan 33 Hektare

DemokrasiNews
24/10/2026
Gubernur Lampung: Pembangunan SDM Harus Diimbangi Penguatan Agama
Pendidikan

Gubernur Lampung: Pembangunan SDM Harus Diimbangi Penguatan Agama

DemokrasiNews
24/10/2026
Gubernur Lampung Dorong Desa Mandiri, Karang Pucung dan Gedung Air Jadi Inspirasi Nasional
Daerah

Gubernur Lampung Dorong Desa Mandiri, Karang Pucung dan Gedung Air Jadi Inspirasi Nasional

DemokrasiNews
23/10/2026
RSUDAM Lampung Catat Sejarah, Layanan Neurointervensi DSA Hadir untuk Perkuat Akses Kesehatan
Kesehatan

RSUDAM Lampung Catat Sejarah, Layanan Neurointervensi DSA Hadir untuk Perkuat Akses Kesehatan

DemokrasiNews
23/10/2026

Related News

Anggaran PJU Lampung Utara 2026 Melonjak Jadi Rp4,4 Miliar 

Anggaran PJU Lampung Utara 2026 Melonjak Jadi Rp4,4 Miliar 

09/04/2026
Blak-blakan Ganjar pada Pelaku Usaha Pertambangan

Blak-blakan Ganjar pada Pelaku Usaha Pertambangan

13/07/2022
75 Anggota PPK Se-Kabupaten Tulang Bawang Resmi Dilantik dan Disumpah

75 Anggota PPK Se-Kabupaten Tulang Bawang Resmi Dilantik dan Disumpah

04/01/2023

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/