• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

DemokrasiNews
17/07/2026
in Advertorial, Desa, Ekonomi
Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

DEMOKRASINEWS, Lampung Utara, 17 Juli 2026 – Target tanam padi di Kabupaten Lampung Utara melonjak signifikan pada Juli 2026. Pemerintah pusat menaikkan target luas tanam menjadi 3.038 hektare, meningkat dari sekitar 2.100 hektare pada Juni lalu. Namun, pemerintah daerah mengakui target tersebut cukup berat dicapai karena dihadapkan pada musim kemarau serta rehabilitasi jaringan irigasi yang menghambat pasokan air ke ribuan hektare lahan persawahan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Utara, Tomi Suciadi, mengatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen mengejar target yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Meski demikian, kondisi di lapangan menjadi tantangan besar bagi percepatan musim tanam.

“Target bulan Juli mencapai 3.038 hektare. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan target Juni yang sekitar 2.100 hektare,” ujar Tomi, Jumat (17/7/2026).

Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air
Target Tanam Melonjak, Lampung Utara Berpacu dengan Kemarau dan Krisis Air

Menurut Tomi, pada Juni 2026 realisasi luas tanam berhasil mencapai lebih dari 86 persen dari target yang ditetapkan pemerintah pusat. Capaian tersebut dinilai cukup baik di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi petani.

Memasuki Juli, tantangan semakin kompleks. Selain memasuki puncak musim kemarau yang menyebabkan debit air menurun, rehabilitasi jaringan irigasi turut mengurangi pasokan air bagi areal persawahan.

Tomi menjelaskan, saluran irigasi yang sedang diperbaiki merupakan jaringan utama yang selama ini mengairi lebih dari 2.000 hektare lahan sawah di Kabupaten Lampung Utara. Kondisi tersebut membuat sebagian petani memilih menunda masa tanam hingga distribusi air kembali normal.

“Kondisi ini tentu memengaruhi percepatan tanam. Banyak lahan yang belum bisa diolah karena pasokan air belum mencukupi,” katanya.

Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi luas tanam baru mencapai sekitar 334 hektare atau 11 persen dari target 3.038 hektare.

Meski demikian, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura terus melakukan berbagai langkah percepatan bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, dan pemerintah kecamatan. Upaya tersebut antara lain mengoptimalkan pemanfaatan sumber air alternatif, mengatur pola tanam di wilayah yang masih memiliki ketersediaan air, serta memanfaatkan pompa air pada areal persawahan tadah hujan.

Selain itu, koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan instansi terkait terus dilakukan agar proses rehabilitasi irigasi dapat selesai sesuai jadwal sehingga distribusi air kembali normal.

Tomi menegaskan, keberhasilan program swasembada pangan nasional merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan seluruh potensi lahan pertanian meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang mendukung.

“Kami tetap berusaha semaksimal mungkin. Mudah-mudahan setelah perbaikan irigasi selesai dan kondisi air membaik, percepatan tanam bisa dilakukan sehingga capaian target tidak terpaut terlalu jauh,” ujarnya.

Peningkatan target tanam tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat untuk menjaga produksi beras nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Namun di tingkat daerah, keberhasilan pencapaian target sangat bergantung pada kondisi cuaca, ketersediaan air, serta kesiapan infrastruktur pertanian.

Dengan kombinasi musim kemarau dan terganggunya pasokan air akibat rehabilitasi jaringan irigasi, Kabupaten Lampung Utara kini menghadapi tantangan besar dalam memenuhi target tanam padi seluas 3.038 hektare sepanjang Juli 2026. Pemerintah daerah berharap kendala tersebut bersifat sementara sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga pada musim tanam berikutnya.( Red/JM )


Berita Terkini

Bukan Tokoh Utama, Tetapi Penentu Irama: Kisah Pengabdian di Balik Protokol Pemerintahan
Edukasi

Bukan Tokoh Utama, Tetapi Penentu Irama: Kisah Pengabdian di Balik Protokol Pemerintahan

DemokrasiNews
17/07/2026
Sekdakab Lampung Utara Pastikan Uji Kompetensi Jabatan Eselon II Digelar Paling Lambat Agustus 2026
Advertorial

Sekdakab Lampung Utara Pastikan Uji Kompetensi Jabatan Eselon II Digelar Paling Lambat Agustus 2026

DemokrasiNews
16/07/2026
PERPENI Lampung Perkuat Organisasi hingga Desa, Pembinaan Keagamaan Jadi Program Prioritas
Advertorial

PERPENI Lampung Perkuat Organisasi hingga Desa, Pembinaan Keagamaan Jadi Program Prioritas

DemokrasiNews
16/07/2026
Anggaran MBG Dipangkas, BGN Pastikan Kualitas Makanan dan Jumlah Penerima di Lampung Utara Tetap Aman
Advertorial

Anggaran MBG Dipangkas, BGN Pastikan Kualitas Makanan dan Jumlah Penerima di Lampung Utara Tetap Aman

DemokrasiNews
15/07/2026
Ratusan Petani Lampung Timur Gelar Mimbar Rakyat, Desak Dugaan Mafia Tanah 401 Hektare Diusut Tuntas
Peristiwa

Ratusan Petani Lampung Timur Gelar Mimbar Rakyat, Desak Dugaan Mafia Tanah 401 Hektare Diusut Tuntas

DemokrasiNews
15/07/2026
Dari Jembatan Kali Pasir, Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Lampung Timur
Advertorial

Dari Jembatan Kali Pasir, Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Lampung Timur

DemokrasiNews
15/07/2026

Related News

Lobi Ganjar Sukses, Korea Selatan Bakal Ikut Garap SDM Jateng

Lobi Ganjar Sukses, Korea Selatan Bakal Ikut Garap SDM Jateng

09/06/2022
Dramatis di Perpanjangan Waktu, PSIM Jogja Kalahkan Bhayangkara dan Raih Juara Pegadaian Liga 2 2024/2025

Dramatis di Perpanjangan Waktu, PSIM Jogja Kalahkan Bhayangkara dan Raih Juara Pegadaian Liga 2 2024/2025

26/02/2025
Endro S. Yahman Usul Bentuk Panja Untuk Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak

Endro S. Yahman Usul Bentuk Panja Untuk Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak

19/01/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/