DEMOKRASINEWS, Lampung Timur — Perkembangan investasi di Kabupaten Lampung Timur menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah sektor strategis seperti pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata mulai dilirik investor sebagai peluang pengembangan usaha.

Selain sektor tersebut, bidang industri juga mengalami pertumbuhan signifikan. Kabupaten Lampung Timur kini menjadi salah satu tujuan investasi, khususnya dalam industri air minum dalam kemasan, baik skala usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun perusahaan besar.
Salah satu perusahaan yang beroperasi adalah AWater, yang berlokasi di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung. Perusahaan ini memanfaatkan sumber air di kawasan Kalijodo sebagai pusat produksi air mineral. Selain menjadi lokasi industri, kawasan tersebut juga berkembang sebagai destinasi wisata alam edukasi yang mulai melibatkan pelaku UMKM dan sektor kuliner lokal, meskipun masih dalam skala terbatas.

Kepala Desa Nibung, Marlin Putra Kurnia, menjelaskan bahwa keberadaan industri tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi ekonomi maupun pengembangan potensi wilayah.
“Lokasi Kalijodo tidak hanya menjadi pusat produksi air mineral, tetapi juga berpotensi sebagai kawasan wisata edukasi yang dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain industri air minum, saat ini juga tengah berlangsung pembangunan pabrik rokok HS di Desa Nibung. Pabrik yang sebelumnya beroperasi di Yogyakarta ini berencana memperluas usahanya ke Lampung Timur.
Pembangunan pabrik tersebut diproyeksikan membuka peluang kerja dalam jumlah besar. Diperkirakan sekitar 3.000 tenaga kerja akan dibutuhkan, dengan prioritas perekrutan bagi masyarakat sekitar dan warga Kabupaten Lampung Timur secara umum, tanpa membedakan latar belakang pendidikan.
Tidak hanya menyerap tenaga kerja, industri ini juga diharapkan mampu mendorong sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau. Pihak perusahaan saat ini tengah melakukan pemetaan wilayah untuk mengidentifikasi lahan yang kurang produktif agar dapat dimanfaatkan untuk budidaya tembakau.
Langkah ini dinilai dapat menjadi solusi bagi lahan-lahan pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, sekaligus meningkatkan pendapatan petani melalui pola kemitraan dengan industri.
Ke depan, keberadaan industri di wilayah Kecamatan Gunung Pelindung, Jabung, Labuhan Maringgai, Pasir Sakti dan sekitarnya diharapkan mampu memperbaiki citra daerah serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah daerah pun diharapkan dapat mendukung pengembangan investasi tersebut agar memberikan kontribusi maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Timur.( Red/Prie )











