DEMOKRASINEWS, Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, bersama Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Way Kanan, Selasa (10/3/2026).
Peninjauan difokuskan pada ruas jalan Kasui – Air Ringkih (batas Sumatera Selatan) yang saat ini tengah dilakukan penanganan secara bertahap oleh Pemerintah Provinsi Lampung.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya pada ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi.

Menurutnya, peninjauan langsung ke lokasi menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Peninjauan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan. Kami berharap pembangunan yang dilakukan dapat menjawab harapan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah,” ujar Ayu.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan total anggaran penanganan infrastruktur sebesar Rp178,5 miliar di Kabupaten Way Kanan pada Tahun Anggaran 2026.
Anggaran tersebut mencakup penanganan 8 ruas jalan provinsi dan 2 jembatan di wilayah Way Kanan.
Khusus untuk pembangunan ruas jalan Kasui – Air Ringkih, pemerintah provinsi mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp55 miliar.
Dalam kunjungannya, Wagub Jihan juga berdialog dengan masyarakat setempat mengenai kondisi jalan yang selama ini menjadi akses utama mobilitas warga.
Ia menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sebagai jalur angkutan komoditas perkebunan seperti kelapa sawit.
“Jalan ini merupakan akses utama angkutan komoditas, khususnya sawit. Dengan tonase kendaraan mencapai sekitar 9 ton dan intensitas lalu lintas sekitar 50 kendaraan per hari, maka diperlukan konstruksi jalan yang kuat,” kata Jihan.
Untuk itu, pembangunan jalan dilakukan menggunakan konstruksi rigid pavement (beton) dengan ketebalan sekitar 20 cm, agar lebih tahan terhadap beban kendaraan berat.
Penanganan ruas jalan Kasui – Air Ringkih direncanakan sepanjang 5,5 kilometer yang terbagi dalam 7 segmen pekerjaan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Lampung.(Red/Rls)











