• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Juli 7, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah

DemokrasiNews
02/07/2023
in Edukasi, Advertorial, Business, Desa, Ekonomi, Nasional, Wisata
Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Seorang mantan buruh mingran Indonesia bernama Deni Hendri Saputra (38), warga Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, kini sukses menjadi petani dengan mengembangkan budidaya buah melon di desanya. Bahkan usahanya sebagai petani buah melon mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 30 orang untuk mengurusi lahan perkebunan buah melon. Sebelum menjadi petani sukses Deni merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) kurang lebih lima tahun di Korea Selatan.

Kepada tim DemokrasiNews.co.id, Deni Saputra mengatakan, sejak usia 19 tahun atau selepas lulus SMA pada tahun 2005, ia awalnya pergi bekerja sebagai PMI ke Korea Selatan. Saat itu, ia mengaku butuh uang hingga Rp 50 juta untuk bisa pergi bekerja di luar negeri. Saat menjadi PMI bekerja sebagai buruh pabrik di Korea Selatan dan mendapat gaji sekitar Rp 17 juta per bulannya.

Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah

Bekerja di Negeri Ginseng hingga sekitar 2,5 tahun, dirinya lantas memutuskan cuti pulang ke kampung halamannya untuk mencoba membuka toko sembako dan bengkel sepeda motor. Sayangnya, saat itu usaha yang coba dikembangkan tidak sesuai harapan. Modal usaha yang dikumpulkannya selama menjadi TKI habis dan usahanya bangkrut. 

Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah

“Usaha saat itu tidak berkembang, justru uang saya habis. Akhirnya pada tahun 2009, saya memutuskan nekat berangkat lagi ke Korea Selatan yang kedua kali,” ujar Deni.

Setelah kurang lebih 4 tahun bekerja pada salah satu pabrik di Korea Selatan, saya tahun 2014 kemudian kembali ke Indonesia. Namun dalam impian saya saat itu, bagaimana membangun usaha dengan penghasilan yang sama di Korea Selatan sebulan mencapai 20 jutaan. Dengan istilah hujan emas di negara orang, lebih baik hujan batu di negara sendiri tentu menjadi motivasi saya untuk mewujudkan impian menjadi pengusaha sukses. 

Selanjutnya uang hasil selama  perantauan kurang lebih 200 jutaan, saya gunakan untuk membangun rumah, termasuk membeli tanah peladangan dengan niat alih profesi sebagai petani.

“Kala itu saya memutuskan ingin jadi petani saja. Awalnya saya menggeluti jadi petani cabai merah dengan luas lahan setengah hektare. Namun beberapa kali mengalami kegagalan dan bangkrut lagi,” ujarnya.

Kegagalan tersebut, justru tak menyurutkan niat saya untuk terus bertani. Kemudian pada tahun 2019 saya mencoba budidaya buah melon. Dengan modal pinjaman dari perbankan, saya mencoba untuk lebih mendalami sistem bertani. Usaha bertani buah melon juga tak mudah, beberapa kali mengalami kegagalan dan justru semangat saya makin kuat untuk bertahan sebagai petani. 

“Saya sudah memutuskan tidak lagi kepengen pergi menjadi PMI, kegagalan malah jadi ilmu dan pengalaman yang berharga untuk bisa belajar lagi lebih serius. Saya ingin berupaya membangun kemandirian ekonomi dengan tidak lagi terus-terusan menjadi PMI,” ungkapnya.

Deni Saputra, Mantan Buruh Migran Sukses Menjadi Petani Buah

” Syukur alhamdulillah perjuangan dan kerja keras akhirnya membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit, saat ini terus menambah lahan garapan dengan menyewa lokasi untuk budidaya buah melon yang kini saya tekuni. Dengan terus berupaya menyelami kondisi pasar di wilayah Lampung hingga pulau Jawa, hasilnya mulai memahami  sistem budidaya buah melon hingga pemasarannya. Bahkan saat ini saya harus memenuhi pasokan buah melon, di Wilayah Jabodetabek dan Bandung serta pasar lokal di Lampung. Alhamdulillah, saat ini tanpa menjadi seorang PMI di Korea Selatan pun, saya bisa berpenghasilan sama dan bahkan bisa lebih,” ujarnya.

Deni mengaku saat ini tengah mengembangkan 11 jenis buah melon premium yang bibitnya berasal dari Negara Asia hingga Eropa. Dengan menggunakan sistem Green House, bisa menghasilkan buah semi organik yang bisa dibudidayakan secara kontinyu dan tidak mengenal musim atau cuaca.

Ia mengatakan, usaha yang ditekuninya ini memang membutuhkan modal besar. Saat ini saya juga mengembangkan usahanya dengan pola kemitraan. Saat ini, lokasi lahan untuk budidaya buah melon premium yang saya garap sudah mencapai luas 4 hektare. Saat ini telah bisa mempekerjakan hingga 30 orang dengan pengeluaran upah per bulan hingga hampir seratusan juta lebih,” pungkas Deni. ( Red/Pri/Dn)


Berita Terkini

Viral! Swadaya Warga Bandar Agung Bangun Jalan Jadi Sorotan, Pengingat Penting Pemerataan Pembangunan
Edukasi

Viral! Swadaya Warga Bandar Agung Bangun Jalan Jadi Sorotan, Pengingat Penting Pemerataan Pembangunan

DemokrasiNews
06/07/2026
Green House Lapas Banyuasin Hasilkan Lebih dari 1 Ton Melon Inthanon
Edukasi

Green House Lapas Banyuasin Hasilkan Lebih dari 1 Ton Melon Inthanon

DemokrasiNews
06/07/2026
Ketika Jalan Dibangun dengan Kebersamaan: Kisah Inspiratif Warga Gunung Balak yang Viral di Media Sosial
Desa

Ketika Jalan Dibangun dengan Kebersamaan: Kisah Inspiratif Warga Gunung Balak yang Viral di Media Sosial

DemokrasiNews
06/07/2026
Ketika Media Sosial Menghakimi: Saatnya Literasi Digital Menjadi Gerakan Nasional
Opini

Ketika Media Sosial Menghakimi: Saatnya Literasi Digital Menjadi Gerakan Nasional

DemokrasiNews
05/07/2026
Viral di Lampung Timur! Warga Pilih Bangun Jalan Sendiri, Aspirasi Infrastruktur Jadi Sorotan
Desa

Viral di Lampung Timur! Warga Pilih Bangun Jalan Sendiri, Aspirasi Infrastruktur Jadi Sorotan

DemokrasiNews
05/07/2026
KPK Ungkap Dugaan Suap Jabatan di Kuansing, Sekda Diduga Rela Cicil Land Cruiser Rp2,05 Miliar demi Lolos Seleksi
Hukum & Kriminal

KPK Ungkap Dugaan Suap Jabatan di Kuansing, Sekda Diduga Rela Cicil Land Cruiser Rp2,05 Miliar demi Lolos Seleksi

DemokrasiNews
05/07/2026

Related News

Jokowi Apresiasi Lompatan Kerja Kementan Dalam Produksi Benih Unggul Padi

Jokowi Apresiasi Lompatan Kerja Kementan Dalam Produksi Benih Unggul Padi

13/07/2022
I Komang Koheri Serahkan Bantuan Mobil Ambulance Ke Yayasan Panti Sosial SLB Srikandi Bandar Surabaya

I Komang Koheri Serahkan Bantuan Mobil Ambulance Ke Yayasan Panti Sosial SLB Srikandi Bandar Surabaya

29/10/2020
DPRD Lampung Tengah Gelar Paripurna Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021

DPRD Lampung Tengah Gelar Paripurna Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021

25/08/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/