• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan

DemokrasiNews
29/09/2021
in Ekonomi, Nasional
Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan

DEMOKRASINEWS, Manado – Setelah sukses beberapa bulan dibudidayakan, tanaman stevia asal Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), resmi diekspor perdana. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Manado lakukan sertifikasi ekspor terhadap dua ton tanaman stevia tujuan Korea Selatan.

“Menurut informasi dari pengelola perkebunan, penyiapan lahan dan penanaman bibit sudah dilakukan dari tahun lalu dan terus dikembangkan sampai sepuluh tahun ke depan. 

Selanjutnya pihak Stevia Farm berencana akan mengembangkan perkebunan tersebut hingga 40.000 ha dengan bermitra dengan petani lokal,” ungkap Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan yang hadir dalam pelepasan ekspor perdana tanaman stevia tujuan Korea, Selasa kemarin (28/09/2021).

Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan
Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan

Donni mengatakan, sebanyak dua ton tanaman stevia yang dilepas ekspor. Sebelumnya, pihak Stevia Farm Korea memutuskan Sulawesi Utara sebagai daerah yang paling tepat untuk pengembangan tanaman berdaun manis tersebut dan akhirnya sukses dibudidayakan di lahan milik warga setempat.

Lebih lanjut, Donni menuturkan, tanaman stevia merupakan bahan pemanis pengganti gula tebu yang diklaim lebih sehat karena memiliki kalori yang rendah, terbukti tanaman ini telah lama dikenal di negara – negara maju seperti Korea dan Jepang. Pasar tanaman stevia di luar negeri sangat tinggi karena diproduksi sebagai pemanis pengganti gula tebu untuk produk makanan, minuman dan kosmetik.

Bersama dengan pemerintah daerah dan semua pihak, kita akan dukung investasi ini, dan PT. BKS kian menambah deretan ekspotir baru Sulut tahun ini, total keseluruhan ada 16 eksportir baru yang dominasi oleh kaum milenial,” tambahnya.

Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan Tanaman Stevia Tambah Ragam Komoditas Baru Siap Ekspor ke Korea Selatan

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulut, Yeittij Fonnie Roring yang hadir langsung melepas ekspor perdana tanaman stevia, mengatakan, pemerintah Sulut akan selalu mendukung ekspor pertanian, terlebih beberapa waktu yang lalu melalui Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menerima penghargaan abdi Bakti Tani langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang mengapresiasi bertambahnya ragam komoditas ekspor baru asal Sulut tersebut. “Alhamdulillah, ekspor perdana tanaman stevia ini menambah ragam komoditas baru asal Sulut serta membuka peluang besar bagi petani dan pelaku usaha di Provinsi Sulut untuk memacu kinerja ekspor pertanian, patut diapresiasi kita dari Indonesia bersama-sama mampu melakukan ekspor langsung tentunya kita patut berbahagia,” ungkapnya.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL, red) bahwa di tengah kondisi pandemi Covid-19, sektor pertanian harus mampu memberikan terobosan sebagaimana yang dilakukan pemerintah daerah Provinsi Sulut.

Bambang juga mengatakan pihaknya akan terus lakukan pendampingan kepada petani guna memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari negara tujuan dan serangkaian tindakan guna penerbitan sertifikat karantina baik Pythosanitary Certificate (PC) maupun Health Certificate (HC).

“Kami selaku otoritas karantina pertanian, memberikan jaminan kesehatan dan keamanan produk pertanian yang dilalulintaskan baik ekspor, impor maupun antar area,” pungkas Bambang.

Turut hadir dalam pelepasan ekspor perdana tersebut diantaranya, jajaran Kementerian Pertanian, staf khusus, Erick Tamalagi; Direktur Pengolahan Pemasaran Hasil Perkebunan, Dedi Junaidi; Kepala Kantor Bea Cukai Sulbagtara, Cerah Bangun; serta perwakilan pemerintah daerah setempat.( Hms Balai Karantina Manado)   

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

SKK Migas dan PHE OSES Bekali Wartawan, Perkuat Literasi Energi dari Bandung
Ekonomi

SKK Migas dan PHE OSES Bekali Wartawan, Perkuat Literasi Energi dari Bandung

DemokrasiNews
22/09/2026
Warga Labuhan Ratu Satu, Buktikan Sampah Bisa Jadi Energi dan Sumber Penghasilan
Desa

Warga Labuhan Ratu Satu, Buktikan Sampah Bisa Jadi Energi dan Sumber Penghasilan

DemokrasiNews
10/09/2026
Dari Sawah ke Pasar, Pemkab Lampung Timur dan NU Bangun Gerakan Hilirisasi Pertanian
Ekonomi

Dari Sawah ke Pasar, Pemkab Lampung Timur dan NU Bangun Gerakan Hilirisasi Pertanian

DemokrasiNews
10/09/2026
SMK Go Global Buka Peluang Kerja Internasional bagi 1.460 Peserta di Lampung
Pendidikan

SMK Go Global Buka Peluang Kerja Internasional bagi 1.460 Peserta di Lampung

DemokrasiNews
09/09/2026
Bupati Lampung Timur Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Tekankan Jalur Evakuasi dan Logistik
Peristiwa

Bupati Lampung Timur Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Tekankan Jalur Evakuasi dan Logistik

DemokrasiNews
09/09/2026
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terakhir
Peristiwa

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terakhir

DemokrasiNews
09/09/2026

Related News

Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon

Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon

22/01/2026
Kutuk Pembantaian Sigi, GMNI Desak Negara Berantas Terorisme

Kutuk Pembantaian Sigi, GMNI Desak Negara Berantas Terorisme

29/11/2020
Menko Luhut: Industri Alumina Indonesia Bisa Layani ‘Global Supply Chain’

Menko Luhut: Industri Alumina Indonesia Bisa Layani ‘Global Supply Chain’

03/07/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/