DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Kepala Yayasan Rumah Kreatif Al-Farizi Lampung Timur Romiatun pada peringatan Hari Anak Nasional Jum’at (23/07/2021) menegaskan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dapat mendirikan rumah kreatif bagi anak- anak penyandang Disabilitas. Selain itu keberadaan tim pendamping anak-anak Disabilitas juga sangat di perlukan.
Saat tim liputan DemokrasiNews.co.id berkunjung ke yayasan tersebut, terlihat sejumlah anak- anak Disabilitas Jum’at pagi berkumpul di rumah kreatif Al-Farizi, yang beralamat di Desa Labuhanratu VII, Kecamatan Labuhanratu. Mereka sengaja kumpul menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli.
“Ini momennya sambut hari Anak Nasional, dan dikunjungi oleh Ibu Yus Bariah, yang juga istri dari Bupati Lampung Timur,” kata Romiatun.

Romiatun mengatakan, dirinya sengaja mendatangkan Yus Bariah, agar bisa melihat secara langsung kondisi anak-anak Disabilitas yang ada di rumah kreatif Labuhanratu. Mereka (anak-anak Disabilitas) butuh perhatian bagaimana mental anak-anak penyandang Divabel tidak minder ada di tengah masyarakat.
“Mungkin kalau masih kecil dibawah usia 15 tahun masih biasa, tetapi kalau sudah dewasa mereka pasti minder, jika mentalnya tidak di bangun sejak dini mungkin,” kata Romiatun.
Apa yang perlu dilakukan kepada anak-anak Divabel?, Kata Rumiatun berikan pelatihan ketrampilan, beri pendampingan. Rumiatun menegaskan jika di Lampung Timur masih butuh keberadaan rumah khusus untuk mendampingi anak anak Divabel.
“Rumah kreatif untuk anak Divabel, bukan berarti untuk tinggal anak-anak tersebut, tetapi tempat berkumpul guna mendidik psikologis mereka agar kuat menerima keadaan dan memiliki ketrampilan,” jelas Rumiatun.
Rumiatun mengaku, dirinya sama sekali tidak berharap gaji atau honor khusus sebagai dari pemerintah, sebagai pendamping anak anak Divabel. Namun yang di lakukan murni ingin ada perhatian khusus bagi penyandang Divabel khususnya anak-anak.
“Kami berharap kedepan Pemda Lampung Timur bisa menambah rumah kreatif untuk anak anak Divabel sebab di Lampung Timur saat ini baru ada satu di Kecamatan Labuhan Ratu,” kats Rumiatun.
Menanggapi hal tersebut, Yus Bariah mengaku akan segera membicarakan kepada Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo, terkait dengan apa yang telah di sampaikan oleh Rumiatun.
“Iya saya akan bicarakan dengan Pak Bupati mencari solusi agar anak-anak Divabel lebih dapat perhatikan,” kata Yus Bariah.
Pewarta – Anwarudin
Tim DemokrasiNews








![[UPDATE] – Lebih dari Tiga Ribu Keluarga Mengungsi Pascabanjir Bandang Luwu Utara [UPDATE] – Lebih dari Tiga Ribu Keluarga Mengungsi Pascabanjir Bandang Luwu Utara](https://i2.wp.com/demokrasinews.co.id/wp-content/uploads/2020/07/FB_IMG_1595087698764-120x86.jpg)


