• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Klaster Keluarga di Kampung, Eri Cahyadi: Swab Masal, Saya Akan Ditagih di Akhirat

DemokrasiNews
30/06/2021
in Kesehatan
Klaster Keluarga di Kampung, Eri Cahyadi: Swab Masal, Saya Akan Ditagih di Akhirat

DEMOKRASINEWS, Surabaya  – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkeliling ke kampung-kampung padat penduduk untuk mengevaluasi munculnya klaster keluarga di sejumlah perkampungan. Salah satunya di Kampung Simo Sidomulyo Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, di mana terdapat satu keluarga terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan didampingi Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir dan beberapa kepala perangkat daerah, Eri Cahyadi terlihat melakukan rapat terbatas di lokasi.

Eri juga berdialog dengan warga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Klaster Keluarga di Kampung, Eri Cahyadi: Swab Masal, Saya Akan Ditagih di Akhirat Klaster Keluarga di Kampung, Eri Cahyadi: Swab Masal, Saya Akan Ditagih di Akhirat Klaster Keluarga di Kampung, Eri Cahyadi: Swab Masal, Saya Akan Ditagih di Akhirat

Dia menjelaskan, di Kampung Simo Sidomulyo terdapat satu keluarga yang terdiri atas lima orang telah terpapar Covid-19. Bahkan, di RT lain yang masih dalam satu RW di kampung ini juga ditemukan tiga warga hasilnya reaktif berdasarkan tes antigen. Sementara untuk Swab PCR masih menunggu hasilnya keluar.

“Ini ada satu keluarga yang terkena 5 orang. Ini kan klaster keluarga. Ada lagi di RT lain ada tiga, tapi belum keluar PCR-nya,” ujarnya.

Selain mengingatkan penerapan protokol kesehatan terus diperketat, Eri meminta kesediaan warga untuk dites swab masal mengingat daerah tersebut cukup padat penduduk, sehingga interaksi antarwarga cukup intens. Swab masal adalah bagian dari tracing (penelusuran).

“Kulo nyuwun ngapunten, tolong warga bersedia diswab. Ini prosedur penanganan, ketika ada tes lalu positif, tracing harus dilakukan. Jadi akan dilakukan swab di kampung, untuk segera tahu bila ada yang positif, ini demi keselamatan panjenengan semua,” ujar Eri kepada warga.

“Saya di akhirat nanti ditagih Gusti Allah, kok kami tidak antisipasi memperhatikan keselamatan warga. Mau nggeh Pak, Bu, nanti Pak Camat dan Pak Lurah akan mengatur dengan Puskesmas,” imbuh Eri.

Di sela-sela blusukan kampung, Eri juga terus meminta tolong kepada warga agar taat protokol kesehatan.

“Kita tidak boleh egois. Bayangkan kalau kenek anak bojone, pasti nyesel sak umur uripe (Bayangkan kalau kena Covid-19 anak istri/suaminya, pasti menyesal seumur hidup). Jangan sampai ada penyesalan, karena itu ayo kita jaga diri dan jaga keluarga,” ujarnya.

Wali Kota Eri mengatakan, Pemkot Surabaya menerapkan standar penanganan Covid-19 berbasis RT. Apabila dalam satu RT ditemukan 3 sampai 5 kasus Covid-19, seharusnya dalam satu wilayah itu ditutup dan dilakukan swab massal semua warganya. Bagi yang hasil swab PCR negatif, akan dilakukan vaksin bila memang belum menerima vaksin. Sedangkan warga yang positif, langsung ditangani dan diisolasi. 

“Ini yang saya terapkan bersama Pak Kapolresta. Kita bikin pedomannya yang nanti bakal diterapkan bagi setiap kampung apabila terdapat warganya yang terpapar Covid-19. Sehingga semua terantisipasi dengan baik, semua demi warga Surabaya,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menjelaskan, pedoman yang disiapkan ini bukan bertujuan untuk menutup total kampung atau lockdown. Tapi, membatasi mobilitas atau pergerakan keluar masuk warga. “Jadi sebenarnya bukan lockdown. Kita batasi masuknya. Kita sepakati nanti dengan pengurus RT/RW,” terangnya.

Bagi Wali Kota Eri, seluruh warga harus tahu bahwa Covid-19 ini bukanlah sebuah aib yang harus ditutupi. Sebab, pandemi ini adalah penyakit dan musibah yang siapapun bisa kena. Di samping itu, warga yang terpapar Covid-19 juga harus menyadari jangan sampai menulari lingkungan sekitarnya.

“Warga harus tahu, karena Covid-19 ini bukan sebuah aib. Covid-19 ini penyakit dan musibah, siapapun bisa kena. Berarti yang kena juga harus menyadari jangan sampai menulari lingkungan sekitarnya,” pesan dia.

Saat ini, lanjut dia, di rumah sakit tak hanya para orang tua yang dirawat karena terpapar Covid-19. Tapi juga banyak di antaranya adalah anak-anak dan remaja. “Maka sekali lagi, jangan egois, terapkan protokol kesehatan,” tegas Eri. ( PDI Perjuangan)

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

Krisis Armada Pengangkut, Gunungan Sampah Kotabumi Dibersihkan Bersama Swasta
Edukasi

Krisis Armada Pengangkut, Gunungan Sampah Kotabumi Dibersihkan Bersama Swasta

DemokrasiNews
25/05/2026
Pemprov Lampung Perluas Kepesertaan BPJS, Siapkan Rp125 Miliar demi Jaminan Kesehatan Warga
Kesehatan

Pemprov Lampung Perluas Kepesertaan BPJS, Siapkan Rp125 Miliar demi Jaminan Kesehatan Warga

DemokrasiNews
18/05/2026
BPJS Nonaktif, Pemkab Lampung Utara Siapkan Solusi Cepat Lewat PBI Daerah
Advertorial

BPJS Nonaktif, Pemkab Lampung Utara Siapkan Solusi Cepat Lewat PBI Daerah

DemokrasiNews
14/05/2026
Pelayanan KB Gratis Diperluas, Lampung Utara Perkuat Upaya Tekan Angka Kematian Ibu
Advertorial

Pelayanan KB Gratis Diperluas, Lampung Utara Perkuat Upaya Tekan Angka Kematian Ibu

DemokrasiNews
12/05/2026
Polemik 14 Dapur MBG di Lampung Utara Berakhir, BGN Pastikan Seluruhnya Kembali Beroperasi
Business

Polemik 14 Dapur MBG di Lampung Utara Berakhir, BGN Pastikan Seluruhnya Kembali Beroperasi

DemokrasiNews
06/05/2026
Lampung Timur Raih Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025
Advertorial

Lampung Timur Raih Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025

DemokrasiNews
28/04/2026

Related News

Cabut Dukungan dari Ela-Azwar, PDI Perjuangan Usung Dawam-Ketut Erawan di Pilkada Lampung Timur

Cabut Dukungan dari Ela-Azwar, PDI Perjuangan Usung Dawam-Ketut Erawan di Pilkada Lampung Timur

04/09/2024
Masliah Tuntut Keadilan: Pengadilan Agama Sukadana Terkait Putusan Akta Cerai

Masliah: Pengadilan Agama Sukadana Dholim, Saya Siap Tempuh Jalur Hukum ke Pengadilan Tinggi Agama Lampung dan Makamah Agung

05/04/2023
Bupati Buleleng Bali Berikan Apresiasi Angkat Inovasi Sampah Plastik Ditukar Jamkesdes

Bupati Buleleng Bali Berikan Apresiasi Angkat Inovasi Sampah Plastik Ditukar Jamkesdes

15/07/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/