DEMOKRASINEWS, Pesawaran Lampung, 7 November 2027 – Tim gabungan Polda Lampung, BNN Provinsi Lampung, dan Polres Pesawaran menggelar Operasi Sarang Narkoba di dua lokasi rawan peredaran narkotika di Kabupaten Pesawaran, Sabtu (7/11/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan enam orang dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Operasi menyasar Desa Gunung Sugih Baru dan Desa Kejadian, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Sebanyak 100 personel Satuan Brimob Polda Lampung turut dikerahkan untuk mendukung penindakan yang dipimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.
Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol M. Anggi Naulifar Siregar memimpin apel kesiapan di Mako Polsek Natar, Lampung Selatan, sekitar pukul 07.00 WIB. Apel tersebut turut dihadiri Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Dodi Suryadin dan Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha beserta pejabat utama dan personel gabungan.
Usai apel, petugas bergerak menuju lokasi sasaran. Personel Brimob yang terdiri dari Detasemen Gegana, Batalyon A Pelopor, dan Intel Satbrimob berada di bawah komando Danden Gegana Kompol Dr. Moch Sonep. Mereka dilengkapi persenjataan taktis dan kendaraan operasional untuk mendukung pengamanan selama penindakan.
Dalam penyisiran hingga sekitar pukul 12.00 WIB, petugas menemukan sejumlah tenda darurat yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.
Petugas kemudian mengamankan enam orang, masing-masing AAS (14), RD (17), MD (15), RM (17), BP (17), dan AR (14). Mereka berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Tegineneng dan Kecamatan Natar, Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan.
Dari lokasi operasi, petugas menyita satu paket plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu, timbangan digital, telepon genggam, kotak berisi kaca pirek, alat isap atau bong, serta sejumlah plastik klip kosong.
Selain itu, tim gabungan juga menemukan belasan alat isap sabu, puluhan telepon genggam, puluhan bundel plastik klip, tiga timbangan digital, enam bilah senjata tajam, satu unit airsoft gun, dan dua selongsong amunisi.
Hasil pemeriksaan tes urine terhadap keenam orang yang diamankan menunjukkan hasil negatif. Mereka selanjutnya dibawa ke Mako Polres Pesawaran untuk menjalani pendataan sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Danden Gegana Kompol Dr. Moch Sonep, mewakili Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso, mengatakan pengerahan personel Brimob bertujuan memastikan seluruh tahapan penindakan berjalan aman.
“Setiap personel diinstruksikan mengedepankan profesionalisme dan meminimalkan risiko gangguan keamanan selama proses hukum berlangsung,” ujarnya.
Operasi tersebut merupakan bagian dari program prioritas Kapolri atau Commander Wish dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polda Lampung menegaskan akan meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkotika, termasuk di wilayah pedesaan, guna memutus jaringan peredaran gelap narkoba dan melindungi generasi muda.
Operasi berakhir sekitar tengah hari dalam situasi aman dan kondusif. Seluruh personel kemudian kembali ke markas masing-masing setelah melaksanakan apel konsolidasi.( Red/BD/Rls)














