• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama

DemokrasiNews
08/07/2026
in Sosial Budaya, Edukasi, Nasional, Pendidikan, Peristiwa, Tokoh, Wisata
Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama

DEMOKRASINEWS,Lampung Timur,8 Juli 2026 – Perjalanan sejarah Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Lampung tidak dapat dipisahkan dari sosok Marhasan Sanjaya atau yang kemudian dikenal dengan gelar adat Marhasan Sultan Sejagad Sealam (Marhasan SSS). Di tengah keterbatasan sarana transportasi dan komunikasi pada era 1950-an, tokoh kelahiran Sukadana itu menorehkan jejak perjuangan luar biasa dalam membangun jaringan organisasi NU hingga ke pelosok Lampung.

Semangat perjuangan tersebut kembali dikenang oleh Pengurus Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, melalui kegiatan ziarah ke makam Marhasan Sanjaya di Sukadana. Kegiatan yang diikuti sekitar 80 anggota Fatayat NU itu dipimpin Ketua PAC Fatayat NU Gunung Pelindung, Luluil Maratul Latifah, dengan doa bersama yang dipimpin Sekretaris Lakpesdam PCNU Lampung Timur, Kiai Deni Firawan, Rabu (8/7/2026).

Menurut Kiai Deni Firawan, ziarah tersebut bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual untuk mengenalkan sejarah perjuangan para pendiri NU di Lampung kepada generasi muda. Ia menilai banyak kader muda yang belum mengetahui bahwa Lampung memiliki tokoh besar yang menjadi pelopor berdirinya organisasi NU di tingkat provinsi.

Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama
Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama

Marhasan Sanjaya lahir di Sukadana pada 25 November 1911. Sebelum aktif di Nahdlatul Ulama, ia dikenal sebagai seorang Inspektur Polisi yang pernah bertugas pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Setelah sempat bertugas di Jambi dan Pagaralam, ia memutuskan kembali ke tanah kelahirannya di Lampung untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.

Sekitar tahun 1953, bersama sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, Marhasan mulai merintis berdirinya Partai NU di Lampung. Perjuangan tersebut bukan perkara mudah. Infrastruktur saat itu masih sangat terbatas. Jalan penghubung antarwilayah sebagian besar berupa tanah, rawa, dan jembatan sederhana dari batang kelapa. Kendaraan hampir tidak tersedia sehingga perjalanan ke berbagai kampung harus ditempuh dengan berjalan kaki selama berhari-hari.

Merawat Jejak Ulama, Menguatkan Khidmah: Fatayat NU Lampung Timur Ziarahi Ketua PWNU Lampung Pertama

Dalam setiap perjalanan, Marhasan memilih singgah di masjid-masjid desa. Seusai salat Magrib hingga menjelang Isya, ia berdialog dengan masyarakat mengenai pentingnya persatuan umat dan organisasi. Dari ruang-ruang sederhana itulah embrio ranting-ranting NU mulai terbentuk. Setelah sebuah desa memiliki kepengurusan, perjuangan dilanjutkan ke desa berikutnya hingga berkembang menjadi kepengurusan tingkat kecamatan dan cabang di berbagai daerah seperti Labuhan Maringgai, Sukadana, Metro, Gunungsugih, dan Way Seputih.

Pengorbanan Marhasan begitu besar. Dalam satu kali perjalanan dakwah dan konsolidasi organisasi, ia kerap meninggalkan keluarga selama berbulan-bulan karena belum adanya sarana komunikasi. Namun, dedikasi tersebut membuahkan hasil. Pada 1956 ia dipercaya menjadi Ketua Partai NU Lampung Tengah. Di bawah kepemimpinannya, organisasi NU berkembang pesat dan menjadi kekuatan sosial-keagamaan yang dominan di wilayah tersebut.

Ketika Lampung resmi menjadi provinsi pada 1964, Marhasan Sanjaya dipercaya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung pertama. Kepercayaan itu lahir melalui musyawarah para tokoh dan cabang NU yang melihat kapasitas, integritas, serta pengabdiannya selama bertahun-tahun membangun organisasi dari bawah.

Di mata para sahabat dan masyarakat, Marhasan dikenal sebagai pribadi yang tegas, pemberani, tetapi tetap rendah hati dan mudah bergaul. Prinsip hidupnya, “dilawan mau, melawan berani,” menggambarkan keteguhan sikapnya dalam memperjuangkan organisasi, bangsa, dan umat tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan.

Kini, puluhan tahun setelah perjuangannya, nama Marhasan Sanjaya tetap dikenang sebagai salah satu peletak fondasi perkembangan Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bahwa membangun organisasi besar tidak selalu dimulai dari fasilitas yang memadai, melainkan dari ketulusan, keberanian, dan pengabdian yang tidak mengenal lelah. Ziarah yang dilakukan kader Fatayat NU menjadi pengingat bahwa sejarah harus terus dirawat agar nilai perjuangan para pendahulu tetap hidup dalam langkah generasi penerus.( Red/Prie/Disadur dari NU Online Lampung – Penulis Ila Fadilasari )


Berita Terkini

Video Dugaan Bullying Siswi SD di Lampung Timur Viral, Korban Trauma dan Alami Cedera
Peristiwa

Video Dugaan Bullying Siswi SD di Lampung Timur Viral, Korban Trauma dan Alami Cedera

DemokrasiNews
17/07/2026
Bukan Tokoh Utama, Tetapi Penentu Irama: Kisah Pengabdian di Balik Protokol Pemerintahan
Edukasi

Bukan Tokoh Utama, Tetapi Penentu Irama: Kisah Pengabdian di Balik Protokol Pemerintahan

DemokrasiNews
17/07/2026
PERPENI Lampung Perkuat Organisasi hingga Desa, Pembinaan Keagamaan Jadi Program Prioritas
Advertorial

PERPENI Lampung Perkuat Organisasi hingga Desa, Pembinaan Keagamaan Jadi Program Prioritas

DemokrasiNews
16/07/2026
Anggaran MBG Dipangkas, BGN Pastikan Kualitas Makanan dan Jumlah Penerima di Lampung Utara Tetap Aman
Advertorial

Anggaran MBG Dipangkas, BGN Pastikan Kualitas Makanan dan Jumlah Penerima di Lampung Utara Tetap Aman

DemokrasiNews
15/07/2026
Ratusan Petani Lampung Timur Gelar Mimbar Rakyat, Desak Dugaan Mafia Tanah 401 Hektare Diusut Tuntas
Peristiwa

Ratusan Petani Lampung Timur Gelar Mimbar Rakyat, Desak Dugaan Mafia Tanah 401 Hektare Diusut Tuntas

DemokrasiNews
15/07/2026
Dari Jembatan Kali Pasir, Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Lampung Timur
Advertorial

Dari Jembatan Kali Pasir, Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Lampung Timur

DemokrasiNews
15/07/2026

Related News

I Komang Koheri Anggota DPR-RI Komisi VIII Kunjungi Kampung Reno Basuki Rumbia Lampung Tengah

I Komang Koheri Anggota DPR-RI Komisi VIII Kunjungi Kampung Reno Basuki Rumbia Lampung Tengah

13/11/2021
Rayakan Hari Kartini, DPK GMNI Trituntas Unja Gelar Diskusi Online Bersama Cipayung Jambi

Rayakan Hari Kartini, DPK GMNI Trituntas Unja Gelar Diskusi Online Bersama Cipayung Jambi

25/04/2021
Tren Aktivitas Ekspor Naik, Presiden: Momentum Ini Jangan Kita Lewatkan

Tren Aktivitas Ekspor Naik, Presiden: Momentum Ini Jangan Kita Lewatkan

24/07/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/