DEMOKRASINEWS, Sampang Madura, 23 Juni 2026 – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Peresmian dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (23/6/2026).
Peresmian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok Tanah Air.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa jalan daerah memiliki peran strategis sebagai urat nadi perekonomian masyarakat. Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, peternakan, dan berbagai produk masyarakat dari desa menuju pasar maupun pusat-pusat distribusi.

“Jalan daerah memiliki arti sangat penting. Ini adalah urat nadi perekonomian rakyat. Melalui jalan-jalan inilah hasil bumi para petani, telur, daging, susu dari para peternak, serta berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar dan pusat distribusi, begitu pula sebaliknya,” ujar Presiden.
Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada lagi daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur. Oleh sebab itu, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan daerah akan terus menjadi prioritas pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional yang merata.
Presiden juga menekankan bahwa pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan nasional, termasuk swasembada pangan dan swasembada energi.
“Jalan yang baik adalah strategi ketahanan. Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, dan irigasi. Swasembada energi juga tidak hanya berbicara tentang sumber energi, tetapi berkaitan erat dengan jaringan distribusi yang lancar dan efisien,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun secara optimal demi kepentingan masyarakat. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk hingga tingkat desa, pada tahun-tahun mendatang.
Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian pembangunan jalan daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap anggaran yang berasal dari rakyat harus dikembalikan dalam bentuk program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. Saya tegaskan kembali, setiap rupiah uang rakyat harus kembali untuk kesejahteraan rakyat. Jalan ini adalah milik rakyat, dibangun untuk rakyat, dan harus menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik bagi rakyat,” tegas Presiden.
Dengan diresmikannya jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer tersebut, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah semakin meningkat, biaya logistik dapat ditekan, serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah semakin berkembang.
Sumber: Red/BPMI Sekretariat Presiden Republik Indonesia.











