• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Air Mata di Rumah Sederhana Itu Menyambut Kepulangan Terakhir Pratu Zalendra

DemokrasiNews
21/05/2026
in Peristiwa, Nasional
Air Mata di Rumah Sederhana Itu Menyambut Kepulangan Terakhir Pratu Zalendra

DEMOKRASINEWS, Lampung Utara, 21 Mei 2026 – Kabar duka datang dari sebuah rumah sederhana di Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Tangis keluarga pecah setelah telepon yang diterima pada Rabu siang, 20 Mei 2026, mengabarkan bahwa Prajurit Satu Marinir (Pratu Mar) Zalendra Ferdika telah meninggal dunia saat mengikuti pendidikan pasukan elite Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) di kawasan Bumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Di mata keluarga, Zalendra bukan sekadar prajurit muda TNI Angkatan Laut. Ia adalah anak yang tumbuh dengan mimpi besar dan tekad kuat untuk mengabdi kepada negara. Sebelum berangkat mengikuti pendidikan Denjaka pada Januari 2026, ia sempat berpamitan kepada kedua orang tuanya.

“Dia sempat izin kepada keluarga untuk mengikuti pendidikan Denjaka, dan kami mendukung,” ujar sang ayah, Perly Haryadi, dengan suara lirih menahan duka.

Air Mata di Rumah Sederhana Itu Menyambut Kepulangan Terakhir Pratu Zalendra Air Mata di Rumah Sederhana Itu Menyambut Kepulangan Terakhir Pratu Zalendra Air Mata di Rumah Sederhana Itu Menyambut Kepulangan Terakhir Pratu Zalendra

Selama hampir lima bulan menjalani pendidikan, Zalendra diketahui berada di tahap akhir pelatihan menuju pembentukan salah satu pasukan khusus paling elite di lingkungan TNI Angkatan Laut. Sebelumnya, almarhum berdinas di Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 2 Marinir Surabaya.

Namun harapan itu mendadak runtuh ketika kabar meninggalnya Zalendra datang secara tiba-tiba melalui sambungan telepon dari kerabat dekat keluarga.

“Kami dikabari melalui telepon bahwa anak kami sudah tidak ada,” kata Perly.

Beberapa hari sebelum kabar duka itu tiba, keluarga sempat menerima informasi bahwa kondisi fisik Zalendra menurun selama menjalani pendidikan. Meski demikian, hingga kini keluarga mengaku belum menerima penjelasan rinci mengenai penyebab meninggalnya prajurit muda tersebut.

“Sempat ada kabar kondisi kesehatannya menurun dan kurang fit, tetapi penyebab pastinya kami belum mengetahui,” ujarnya.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Zalendra dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan menghormati orang tua. Tetangga mengenangnya sebagai pemuda ramah yang tak pernah sungkan menyapa warga sekitar.

“Anaknya baik, ramah dengan keluarga dan tetangga. Kami sangat kehilangan,” tutur Perly.

Rencananya, jenazah Zalendra akan dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Lampung Utara. Bagi keluarga, prosesi itu bukan sekadar penghormatan terakhir bagi seorang prajurit, melainkan juga perpisahan berat terhadap anak yang selama ini menjadi kebanggaan keluarga.

Duka keluarga Zalendra ternyata bukan satu-satunya dalam pendidikan Denjaka tahun ini. Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya empat siswa dilaporkan meninggal dunia selama masa pendidikan. Selain Zalendra, terdapat nama Praka Marinir Moh. Dani Fauzan asal Situbondo, Jawa Timur; Kelasi Mes (KLS Mes) Markus Seprianus Sakan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur; serta Praka Marinir Zaenal Arifin asal Kediri, Jawa Timur.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut mengenai kronologi maupun penyebab meninggalnya para siswa pendidikan tersebut.

Denjaka sendiri dikenal sebagai satuan elite TNI Angkatan Laut dengan kemampuan operasi khusus maritim, antiteror, hingga pembebasan sandera berisiko tinggi. Pendidikan pasukan ini memiliki standar fisik dan mental yang sangat ketat karena dibentuk dari unsur pasukan khusus Komando Pasukan Katak dan Yontaifib Marinir.

Kini, di tengah suasana duka yang menyelimuti rumah keluarga di Kotabumi, satu pertanyaan masih terus menggantung: apa sebenarnya yang terjadi di balik pendidikan berat yang dijalani para prajurit muda tersebut.

Bagi keluarga Zalendra, jawaban itu menjadi hal yang masih mereka tunggu, di tengah kehilangan yang belum sepenuhnya mereka percaya telah terjadi.( Red/JM )


Berita Terkini

Setelah Teuku Khalid Syah, Heri Fulistiawan Muncul! Bursa Ketua IJTI Krakatau Raya Makin Sengit
Politik

Setelah Teuku Khalid Syah, Heri Fulistiawan Muncul! Bursa Ketua IJTI Krakatau Raya Makin Sengit

DemokrasiNews
04/09/2026
DPRD Tulang Bawang Dorong UMJ Jadi Penggerak Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat
Pendidikan

DPRD Tulang Bawang Dorong UMJ Jadi Penggerak Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat

DemokrasiNews
04/09/2026
Pemkab Lampung Utara Rombak 16 Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Advertorial

Pemkab Lampung Utara Rombak 16 Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

DemokrasiNews
03/09/2026
Karnaval Budaya Warnai HUT ke-74 Desa Sribhawono, Tradisi dan Kreativitas Berpadu
Advertorial

Karnaval Budaya Warnai HUT ke-74 Desa Sribhawono, Tradisi dan Kreativitas Berpadu

DemokrasiNews
03/09/2026
Terungkap! Mayat Wanita dalam Kardus di Bandung Identitasnya Warga Bandar Lampung
Hukum & Kriminal

Terungkap! Mayat Wanita dalam Kardus di Bandung Identitasnya Warga Bandar Lampung

DemokrasiNews
03/09/2026
Bupati Lampung Timur Tegaskan Kepala Desa Bukan untuk Berfoya-foya: Layani Rakyat, Jauhi KKN
Advertorial

Bupati Lampung Timur Tegaskan Kepala Desa Bukan untuk Berfoya-foya: Layani Rakyat, Jauhi KKN

DemokrasiNews
03/09/2026

Related News

Eks Gubernur Lampung Hadiri Sidang Korupsi Dana PI Rp271,5 Miliar

Eks Gubernur Lampung Hadiri Sidang Korupsi Dana PI Rp271,5 Miliar

14/05/2026
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Bupati Lamtim Dorong Kolaborasi Desa hingga Sekolah”

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Bupati Lamtim Dorong Kolaborasi Desa hingga Sekolah”

02/11/2025
Infrastruktur, Cara Kerja, dan SDM Kompetitif Prasyarat Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Infrastruktur, Cara Kerja, dan SDM Kompetitif Prasyarat Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

04/07/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/