DEMOKRASINEWS, Bandung, 3 September 2026 – Identitas perempuan yang ditemukan tewas di dalam kardus di Jalan Terusan Suryani, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Siti Maimunah (41), warga asal Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung, Lampung.
Jasad korban ditemukan pada Selasa (1/9/2026) setelah warga melaporkan keberadaan sebuah kardus mencurigakan melalui layanan kepolisian 110. Petugas bersama Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat kardus dibuka, polisi menemukan jasad seorang perempuan. Setelah dilakukan proses identifikasi oleh Tim Inafis, korban dipastikan bernama Siti Maimunah.
“Setelah dilakukan identifikasi oleh Inafis, korban bernama Siti Maimunah, umur 41 tahun,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi, Selasa (1/9/2026).
Polisi kemudian menelusuri tempat kos korban dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Dari rangkaian penyelidikan tersebut, polisi mengarah kepada seorang pria berinisial SDS (31).
Berdasarkan keterangan saksi dan sejumlah petunjuk, polisi melakukan pengejaran terhadap SDS. Kurang dari enam jam setelah penemuan jasad, SDS berhasil diamankan di wilayah Cikupa, Serang, Banten.
Saat ditangkap, SDS disebut sedang dalam perjalanan menuju Palembang.
“Alhamdulillah tersangka dapat kita amankan kurang dari enam jam saat perjalanan menuju Kota Palembang,” kata Dedi.
Sebelum diamankan polisi, SDS diketahui menggunakan jasa pengantaran untuk membawa kardus tersebut. Sopir bernama Tegar kemudian merasa curiga setelah mencium bau menyengat dari dalam kardus.
Ketika ditanya mengenai isi kardus, SDS disebut mengatakan bahwa kardus tersebut berisi besi dan pakaian. Namun, kecurigaan Tegar semakin kuat ketika ia meminta kardus dibuka, tetapi permintaan tersebut ditolak.
Tegar kemudian meminta SDS turun dari kendaraan dan kardus diturunkan di sekitar pertigaan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Terusan Suryani, sebelum lampu merah Pasirkoja. Ia selanjutnya meminta bantuan petugas keamanan dan melaporkan kardus mencurigakan tersebut kepada pihak berwenang.
Dalam pengembangan kasus, polisi juga memperoleh keterangan dari sejumlah tetangga SDS di sebuah kontrakan di Kelurahan Dunguscariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Salah seorang tetangga, Daniel, mengaku pernah diminta membantu mengangkat kardus besar dari lantai dua sekitar pukul 09.30 WIB.
Kardus tersebut disebut sangat berat sehingga harus diangkat bersama dua orang lainnya. Saat ditanya, SDS kembali menyebut kardus itu berisi besi dan pakaian.
Polisi masih mendalami motif, modus operandi, hubungan antara SDS dan korban, serta rangkaian peristiwa sebelum jasad ditemukan. Penyebab pasti kematian korban juga masih menunggu hasil autopsi.
SDS kini diamankan di Polrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.( Red/Prie/BBS)











