DEMOKRASINEWS, Tulang Bawang, 3 September 2026 — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang, Aliasan, menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal dan mendorong perkembangan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Kampus Tulang Bawang.
Komitmen tersebut disampaikan Aliasan saat menerima audiensi jajaran Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Kampus Tulang Bawang dalam rangka sosialisasi telah beroperasinya Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UMJ di Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam pertemuan tersebut, Aliasan didampingi sejumlah anggota DPRD Tulang Bawang, yakni Holil, S.H. dari Fraksi PAN, Marjoko, S.H., M.H. dari Fraksi PDI Perjuangan, Zuldin dari Fraksi Demokrat, serta Aliansyah dari Fraksi Gerindra. Hadir pula Sekretaris DPRD Tulang Bawang, Andi Supriadi, S.E., M.H.
Aliasan mengatakan, keberadaan UMJ di Tulang Bawang merupakan bagian penting dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan yang melekat sebagai lembaga perwakilan rakyat. Karena itu, perkembangan UMJ di Tulang Bawang juga menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian setelah Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menghibahkan gedung eks Megow Pak beserta lahan seluas 10 hektare kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Menjadi suatu kewajiban bagi kami sebagai wakil rakyat di Tulang Bawang untuk ikut memantau perkembangan UMJ di Tulang Bawang,” kata Aliasan.
Ia menjelaskan, proses hibah tersebut merupakan hasil pemikiran dan keputusan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Tulang Bawang yang kemudian disetujui melalui rapat paripurna.
Karena itu, Aliasan menilai keberadaan UMJ harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Ia berpesan agar UMJ dalam menjalankan amanah dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang tetap mengedepankan kearifan lokal. Dengan demikian, keberadaan kampus tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap kemajuan Tulang Bawang di berbagai bidang.
“Harapannya, keberadaan UMJ dapat mendongkrak Kabupaten Tulang Bawang menjadi lebih baik dalam segala bidang, termasuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan kampus tersebut, Aliasan juga mengajak seluruh fraksi di DPRD Tulang Bawang ikut menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa UMJ Kampus Tulang Bawang telah resmi beroperasi.
Bahkan, ia mengusulkan adanya kolaborasi antara UMJ dan anggota DPRD dalam kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) maupun Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWK).
Dalam kolaborasi tersebut, UMJ dapat dilibatkan sebagai narasumber sehingga kehadiran kampus tidak hanya berfokus pada aktivitas akademik, tetapi juga turut mengambil bagian dalam penguatan pendidikan kebangsaan di tengah masyarakat.
Dalam diskusi, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Marjoko, yang berada di Komisi IV bidang pendidikan, mengusulkan agar DPRD Tulang Bawang menjadwalkan kunjungan langsung ke Kampus UMJ Tulang Bawang.
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan serta kesiapan kampus sebelum proses perkuliahan dimulai yang direncanakan pada akhir September.
Sementara itu, Aliansyah dari Fraksi Gerindra yang berada di Komisi III mengingatkan pihak UMJ agar memastikan aspek keselamatan dan keamanan sarana maupun prasarana kampus telah memenuhi standar sebelum kegiatan perkuliahan dimulai.
“Keselamatan dan keamanan sarana prasarana harus menjadi perhatian utama sebelum proses perkuliahan dimulai,” kata Aliansyah.
Hal senada disampaikan Holil dari Fraksi PAN. Ia berharap kehadiran UMJ di Tulang Bawang tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga mampu memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, aktivitas pendidikan tinggi berpotensi menciptakan pergerakan ekonomi baru, mulai dari sektor usaha, jasa, tempat tinggal, transportasi hingga berbagai kebutuhan mahasiswa dan sivitas akademika.
Koordinator PSDKU UMJ Kampus Tulang Bawang, Sampor Ali, S.E., S.Hum., M.M., didampingi Wakil Koordinator PSDKU, Ahmad Yusuf M., S.E., M.M., menyambut baik berbagai masukan dan usulan yang disampaikan jajaran DPRD Tulang Bawang.
Sampor Ali mengatakan, UMJ terbuka untuk berkolaborasi dengan DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
“UMJ siap dilibatkan oleh DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek), maupun memberikan kajian akademis terhadap kebijakan yang akan diambil pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain itu, UMJ juga siap memberikan kajian hukum terkait produk hukum yang akan diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sesuai dengan kapasitas dan keilmuan yang dimiliki.
Menurut Sampor Ali, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah dan DPRD merupakan langkah strategis untuk memastikan kebijakan pembangunan memiliki landasan akademis sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dalam mengembangkan UMJ Kampus Tulang Bawang.
Pihak UMJ juga menyatakan siap menerima bentuk pengawasan yang dilakukan DPRD Kabupaten Tulang Bawang sebagai bagian dari upaya bersama memastikan keberadaan kampus tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan daerah.( Red/Sendi Gunawan)











