DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 26 April 2026 — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur yang diramaikan melalui Festival atau Expo UMKM 1001 Malam resmi ditutup pada Sabtu malam, 25 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono itu dinilai menjadi momentum evaluasi bersama bagi pemerintah daerah maupun seluruh elemen masyarakat.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, hingga stakeholder swasta yang turut mendukung terselenggaranya acara.
“Dengan berakhirnya closing ceremony HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur melalui Festival UMKM 1001 Malam ini, tentu menjadi evaluasi bersama. Baik saya sebagai bupati, jajaran pemerintah daerah, maupun seluruh elemen masyarakat yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini,” ujar Ela saat berdialog dengan tim media.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Menurutnya, pada awalnya pemerintah daerah tidak merencanakan perayaan yang bersifat seremonial besar, melainkan kegiatan sederhana dengan alokasi anggaran sekitar Rp500 juta.
Namun dalam perjalanannya, muncul dukungan dari berbagai pihak yang mendorong lahirnya gagasan Festival UMKM 1001 Malam. Pemerintah daerah kemudian memilih Bandar Sribhawono sebagai lokasi acara setelah mempertimbangkan kesiapan pelaku UMKM, posisi strategis wilayah, akses mobilitas yang baik, serta infrastruktur yang memadai.
“Kami melihat Bandar Sribhawono merupakan simpul bisnis dari berbagai penjuru. Karena itu diputuskan kegiatan dipusatkan di sana,” jelasnya.
Meski demikian, Ela mengakui adanya kritik dan masukan dari sejumlah kalangan yang menginginkan kegiatan digelar di pusat pemerintahan Kabupaten Lampung Timur, yakni Kecamatan Sukadana.
Menurutnya, kritik tersebut akan menjadi cambuk dan motivasi bagi pemerintah daerah untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.
“Insya Allah tahun berikutnya akan kita laksanakan di pusat pemerintahan Lampung Timur, Kecamatan Sukadana, yang nantinya kita dorong menjadi episentrum baru bisnis Lampung Timur,” katanya.
Ela menegaskan dirinya tidak anti kritik. Ia menyatakan terbuka terhadap seluruh masukan yang bersifat membangun demi kemajuan daerah.
Ke depan, Pemkab Lampung Timur berkomitmen melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi, dan media sebelum mengambil kebijakan publik, terutama dalam penyelenggaraan event besar.
Selain itu, ia juga menyinggung kondisi fiskal APBD Lampung Timur yang masih terbatas. Karena itu, pemerintah daerah akan berupaya mengelola anggaran secara tepat sasaran dan tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat.
Terkait keluhan masyarakat mengenai kerusakan infrastruktur jalan dan persoalan insentif sejumlah tenaga pendukung pemerintahan, Ela meminta masyarakat bersabar karena hal tersebut tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Kami akan fokus pada pembangunan infrastruktur yang mantap agar konektivitas masyarakat berjalan baik dan ekonomi meningkat,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Ela mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari SKPD, Forkopimda, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat yang telah menyukseskan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur.
“Mari bergandeng tangan, meneguhkan persatuan dan kebersamaan, menuju kesejahteraan masyarakat Lampung Timur sesuai motto kami, Lampung Timur Makmur,” pungkasnya.( Red/Prie )











