DEMOKRASINEWS, Pesawaran — Momentum pasca Idul Fitri dimanfaatkan Perkumpulan Wanita Nasional (Perwanas) Kabupaten Pesawaran untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi organisasi melalui kegiatan halal bihalal, Sabtu (11/4/26).
Kegiatan yang digelar di GSG Barokah, Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran tersebut dihadiri Ketua Perwanas Provinsi Lampung Sri Wardhani beserta jajaran pengurus dan tim angklung.
Turut hadir Ketua Perwanas Pesawaran Ariyah Zakaria bersama pengurus, anggota, organisasi perempuan lainnya, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ariyah Zakaria menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Perkokoh Komitmen dan Loyalitas Antar Anggota dengan Halal Bihalal”. Tema tersebut bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi agar program kerja dapat berjalan optimal.
“Sebagai organisasi mandiri, Perwanas membutuhkan kebersamaan dan loyalitas dari seluruh pengurus hingga anggota. Kita harus berkomitmen memajukan organisasi tanpa pamrih serta berperan membantu masyarakat selaras dengan program pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran Perwanas dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya penanggulangan Stunting.
Sementara itu, Sri Wardhani dalam arahannya menyebut Perwanas sebagai organisasi besar yang telah berdiri sejak 1951 oleh tokoh-tokoh perempuan nasional. Menurutnya, Perwanas memiliki peran strategis sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk upaya penanggulangan stunting.
“Provinsi Lampung mendapat tugas khusus dari DPN Perwanas dalam penanganan stunting, mencakup anak-anak, ibu hamil, balita hingga lansia. Program ini telah dijalankan di seluruh kabupaten/kota di Lampung,” jelasnya.
Ia menambahkan, halal bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana meningkatkan keimanan dan menjaga nilai-nilai positif yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
Kegiatan semakin meriah dengan penampilan musik angklung yang membawakan lagu daerah Lampung serta lagu Nusantara karya Koes Plus. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta.
Konduktor angklung, Wahyuni, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam acara tersebut. Ia bahkan mendorong Perwanas Pesawaran untuk membentuk kelompok angklung sebagai wadah pengembangan seni budaya. Selain itu, pertunjukan cetik gamolan turut menambah semarak suasana halal bihalal.( Red/Ato )











