DEMOKRASINEWS, Lampung Timur — Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menilai pelaksanaan Festival UMKM dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 daerah tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bupati Ella Siti Nuryamah menyampaikan, selama kegiatan ekspo berlangsung, terjadi peningkatan transaksi harian yang mencerminkan membaiknya daya beli masyarakat terhadap produk lokal.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat secara langsung perputaran ekonomi masyarakat serta respons terhadap produk UMKM lokal,” ujarnya usai menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-27 Lampung Timur, Senin (20/4/2026).


Festival UMKM tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga tokoh pemuda. Meski awalnya tidak dialokasikan secara khusus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kegiatan ini tetap terlaksana dengan mengedepankan prinsip efisiensi anggaran.
Pemerintah daerah sebelumnya hanya menganggarkan sekitar Rp500 juta, yang kemudian dioptimalkan seiring kesiapan ekosistem UMKM yang telah terbentuk.
Ke depan, Pemkab Lampung Timur berkomitmen memperkuat sektor UMKM melalui pemetaan menyeluruh terhadap pelaku usaha di setiap kecamatan. Pemetaan ini mencakup pengelompokan berdasarkan sektor usaha, seperti kuliner, kerajinan, pertanian, dan lainnya.
Pada tahun ini, kegiatan dipusatkan di Bandar Sribhawono yang dinilai memiliki kesiapan infrastruktur dan aktivitas ekonomi yang mendukung. Wilayah tersebut juga menjadi salah satu simpul pertumbuhan UMKM di Lampung Timur.
Sementara itu, untuk penyelenggaraan tahun mendatang, pemerintah berencana memusatkan kegiatan di Sukadana. Penetapan ini sejalan dengan upaya mendorong Sukadana, yang merupakan pusat pemerintahan, menjadi pusat ekonomi baru di daerah tersebut.
Pemerintah daerah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat sektor UMKM sebagai fondasi ekonomi daerah. UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya sebagai sumber tambahan pendapatan rumah tangga.
Dengan langkah berkelanjutan tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi Lampung Timur dapat semakin merata dan berdaya saing, seiring meningkatnya kapasitas pelaku UMKM lokal.(Red/Prie)










