Bandar Lampung, 22 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147, organisasi perempuan di Provinsi Lampung mengikuti pelatihan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan literasi digital dan peran perempuan di era digital.
Organisasi perempuan tersebut, PERPENI dan PERWANAS Provinsi Lampung mengikuti pelatihan “HerTech: Perempuan Berdaya AI” yang diselenggarakan oleh ICT Watch bersama BPW Indonesia dan BKOW Provinsi Lampung.
Kegiatan yang diikuti berbagai organisasi wanita se-Provinsi Lampung ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom selama dua hari, mulai 22 hingga 23 April 2026.

Ketua PERPENI dan PERWANAS Provinsi Lampung, Sri Wardhani, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga sebagai pendidik, orang tua, dan warga digital yang turut menentukan arah etika pemanfaatan AI ke depan.
“Pengelolaan AI bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan perusahaan. Partisipasi aktif masyarakat sipil, termasuk perempuan, sangat menentukan arah perkembangan AI yang beretika,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peran perempuan, terutama sebagai orang tua, sangat penting dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak-anak. AI dinilai dapat memberikan manfaat besar jika digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, namun juga berpotensi disalahgunakan jika tidak diawasi dengan baik.
Salah satu peserta dari PERWANAS, Anggraini Latief, mengaku sempat mengalami kendala teknis saat mengikuti pelatihan secara daring. Namun, ia berhasil mengikutinya dengan baik setelah beradaptasi.
“Awalnya agak kesulitan masuk ke Zoom karena terasa rumit, tapi akhirnya bisa mengikuti dengan lancar dan justru menjadi menyenangkan,” katanya.
Sementara itu, peserta lainnya dari PERPENI, Rindangsari, menyatakan pelatihan tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait teknologi AI.
Pelatihan ini juga dilaksanakan secara kolektif di sekretariat PERWANAS di kawasan Gedung Meneng, Bandar Lampung, untuk memperkuat kebersamaan dan memungkinkan peserta saling bertukar pengalaman meski dilakukan secara daring.
Hari pertama pelatihan berlangsung lancar dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Kartini ke-147, yang mengusung semangat emansipasi perempuan di berbagai bidang, termasuk teknologi.
Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini diharapkan terus menginspirasi perempuan Indonesia untuk menjadi garda terdepan dalam pembangunan bangsa di era digital.( Red/Ato )











