• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Tokoh

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DemokrasiNews
09/04/2026
in Tokoh, Advertorial, Edukasi, Nasional, Opini, Pendidikan
“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DEMOKRASINEWS, Malang Jawa Timur – Pagi hari bagi banyak orang kini dimulai dengan satu kebiasaan yang sama: meraih telepon genggam, menelusuri arus informasi tanpa henti. Di tengah realitas itulah, Komaruddin Hidayat mengingatkan bahwa pers memiliki peran yang tak tergantikan dalam kehidupan modern bahkan setara dengan kebutuhan paling mendasar manusia.

Dalam sebuah forum di Ballroom Golden Tulip Malang, Kamis (9/4/2026), ia menggambarkan pers sebagai “udara dan air” bagi masyarakat.

“Pers itu layaknya udara yang kita hirup dan air yang tiap hari kita minum. Informasi sekarang sudah menjadi konsumsi harian masyarakat,” ujarnya.

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

Namun, sebagaimana udara dan air yang tercemar dapat membahayakan tubuh, ia mengingatkan bahwa informasi yang kotor dipenuhi kebohongan dan provokasi dapat merusak kesehatan mental dan emosi publik.

Di tengah derasnya arus digital, kekhawatiran itu semakin relevan. Komaruddin menyoroti bagaimana gawai dan permainan digital kini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa dampak psikologis, terutama bagi anak-anak. Beberapa negara, katanya, bahkan mulai membatasi penggunaan perangkat tertentu setelah menemukan efek serius terhadap perkembangan mental.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa fungsi utama pers bukan sekadar menyampaikan kabar, melainkan mengedukasi masyarakat. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas informasi yang beredar, baik melalui media, buku, maupun ruang-ruang diskusi publik.

“Tanpa informasi yang mencerahkan, masyarakat tidak akan berkembang,” tuturnya.

Dalam perspektifnya, pers juga memegang peran sebagai pengawas sosial. Ia mengibaratkan pers seperti petugas ronda yang memberi peringatan ketika terjadi “kebakaran” yakni masalah dalam kehidupan publik. Namun, peringatan itu harus disampaikan secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab.

Ia mengingatkan, penyebaran hoaks justru akan merusak kepercayaan masyarakat. “Jangan sampai orang datang berbondong-bondong karena dikira ada kebakaran, padahal tidak ada apa-apa,” katanya.

Di sisi lain, pers juga berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat: menyampaikan capaian, sekaligus mengartikulasikan kritik dan keluhan publik secara etis.

Meski demikian, Komaruddin tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi media arus utama. Ia menyoroti pergeseran belanja iklan ke platform digital dan media sosial, yang berdampak pada menurunnya pendapatan media konvensional.

Fenomena ini, menurutnya, turut mendorong munculnya konten-konten sensasional yang lebih mengejar perhatian daripada kualitas. Kreator konten berlomba menarik emosi publik demi jumlah penonton dan iklan.

Dalam konteks ini, kehadiran kecerdasan buatan seperti Artificial Intelligence juga menjadi perhatian. Komaruddin menegaskan bahwa teknologi tersebut seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti kemampuan berpikir manusia.

“Kalau kita sepenuhnya tergantung kepada AI, maka kecerdasan kita akan semakin menurun,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya riset dan verifikasi dalam kerja jurnalistik. Wartawan, katanya, tidak boleh sekadar menyalin informasi tanpa proses berpikir kritis.

Di tengah kompleksitas tersebut, Komaruddin mengungkapkan bahwa pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan yang tidak beretika masih cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan integritas pers tetap menjadi perhatian publik.

Pada akhirnya, ia mengajak insan pers untuk kembali pada niat awal: menghadirkan informasi yang mencerdaskan, menjaga martabat manusia, dan melayani kepentingan umum.

Sebab di era ketika informasi mengalir tanpa henti, kualitasnya akan menentukan bukan hanya apa yang diketahui masyarakat—tetapi juga bagaimana mereka berpikir, merasakan, dan bertindak.(Red/Prie/Rls)


Berita Terkini

KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa
Edukasi

KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa

DemokrasiNews
14/05/2026
BPJS Nonaktif, Pemkab Lampung Utara Siapkan Solusi Cepat Lewat PBI Daerah
Advertorial

BPJS Nonaktif, Pemkab Lampung Utara Siapkan Solusi Cepat Lewat PBI Daerah

DemokrasiNews
14/05/2026
TNI AL Selamatkan Negara dari Kerugian Rp14,75 Triliun dari Penyelundupan SDA dan Narkoba
Hukum & Kriminal

TNI AL Selamatkan Negara dari Kerugian Rp14,75 Triliun dari Penyelundupan SDA dan Narkoba

DemokrasiNews
14/05/2026
Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Hutan
Nasional

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Hutan

DemokrasiNews
14/05/2026
Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan
Sosial Budaya

Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan

DemokrasiNews
14/05/2026
Eks Gubernur Lampung Hadiri Sidang Korupsi Dana PI Rp271,5 Miliar
Hukum & Kriminal

Eks Gubernur Lampung Hadiri Sidang Korupsi Dana PI Rp271,5 Miliar

DemokrasiNews
14/05/2026

Related News

Tim Menkopolhukam Siap Lindungi Keluarga Tiktokers Bima Yudho Saputro

Tim Menkopolhukam Siap Lindungi Keluarga Tiktokers Bima Yudho Saputro

18/04/2023
Lagi-Lagi PMII Lampung Timur Sambangi Anak Yatim dan Dhuafa

Lagi-Lagi PMII Lampung Timur Sambangi Anak Yatim dan Dhuafa

25/07/2020
PKPNU Siap Digelar di Enam Zona, Legislator dan Jurnalis Lampung Timur Bergabung dengan NU

PKPNU Siap Digelar di Enam Zona, Legislator dan Jurnalis Lampung Timur Bergabung dengan NU

07/09/2025

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/