• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Tokoh

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DemokrasiNews
09/04/2026
in Tokoh, Advertorial, Edukasi, Nasional, Opini, Pendidikan
“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DEMOKRASINEWS, Malang Jawa Timur – Pagi hari bagi banyak orang kini dimulai dengan satu kebiasaan yang sama: meraih telepon genggam, menelusuri arus informasi tanpa henti. Di tengah realitas itulah, Komaruddin Hidayat mengingatkan bahwa pers memiliki peran yang tak tergantikan dalam kehidupan modern bahkan setara dengan kebutuhan paling mendasar manusia.

Dalam sebuah forum di Ballroom Golden Tulip Malang, Kamis (9/4/2026), ia menggambarkan pers sebagai “udara dan air” bagi masyarakat.

“Pers itu layaknya udara yang kita hirup dan air yang tiap hari kita minum. Informasi sekarang sudah menjadi konsumsi harian masyarakat,” ujarnya.

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

Namun, sebagaimana udara dan air yang tercemar dapat membahayakan tubuh, ia mengingatkan bahwa informasi yang kotor dipenuhi kebohongan dan provokasi dapat merusak kesehatan mental dan emosi publik.

Di tengah derasnya arus digital, kekhawatiran itu semakin relevan. Komaruddin menyoroti bagaimana gawai dan permainan digital kini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa dampak psikologis, terutama bagi anak-anak. Beberapa negara, katanya, bahkan mulai membatasi penggunaan perangkat tertentu setelah menemukan efek serius terhadap perkembangan mental.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa fungsi utama pers bukan sekadar menyampaikan kabar, melainkan mengedukasi masyarakat. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas informasi yang beredar, baik melalui media, buku, maupun ruang-ruang diskusi publik.

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

“Tanpa informasi yang mencerahkan, masyarakat tidak akan berkembang,” tuturnya.

Dalam perspektifnya, pers juga memegang peran sebagai pengawas sosial. Ia mengibaratkan pers seperti petugas ronda yang memberi peringatan ketika terjadi “kebakaran” yakni masalah dalam kehidupan publik. Namun, peringatan itu harus disampaikan secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab.

Ia mengingatkan, penyebaran hoaks justru akan merusak kepercayaan masyarakat. “Jangan sampai orang datang berbondong-bondong karena dikira ada kebakaran, padahal tidak ada apa-apa,” katanya.

Di sisi lain, pers juga berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat: menyampaikan capaian, sekaligus mengartikulasikan kritik dan keluhan publik secara etis.

Meski demikian, Komaruddin tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi media arus utama. Ia menyoroti pergeseran belanja iklan ke platform digital dan media sosial, yang berdampak pada menurunnya pendapatan media konvensional.

Fenomena ini, menurutnya, turut mendorong munculnya konten-konten sensasional yang lebih mengejar perhatian daripada kualitas. Kreator konten berlomba menarik emosi publik demi jumlah penonton dan iklan.

Dalam konteks ini, kehadiran kecerdasan buatan seperti Artificial Intelligence juga menjadi perhatian. Komaruddin menegaskan bahwa teknologi tersebut seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti kemampuan berpikir manusia.

“Kalau kita sepenuhnya tergantung kepada AI, maka kecerdasan kita akan semakin menurun,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya riset dan verifikasi dalam kerja jurnalistik. Wartawan, katanya, tidak boleh sekadar menyalin informasi tanpa proses berpikir kritis.

Di tengah kompleksitas tersebut, Komaruddin mengungkapkan bahwa pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan yang tidak beretika masih cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan integritas pers tetap menjadi perhatian publik.

Pada akhirnya, ia mengajak insan pers untuk kembali pada niat awal: menghadirkan informasi yang mencerdaskan, menjaga martabat manusia, dan melayani kepentingan umum.

Sebab di era ketika informasi mengalir tanpa henti, kualitasnya akan menentukan bukan hanya apa yang diketahui masyarakat—tetapi juga bagaimana mereka berpikir, merasakan, dan bertindak.(Red/Prie/Rls)


Berita Terkini

Kuota BBM Subsidi Lampung Terancam Habis Sebelum Akhir 2026, Biosolar Diprediksi Habis 24 November
Nasional

Kuota BBM Subsidi Lampung Terancam Habis Sebelum Akhir 2026, Biosolar Diprediksi Habis 24 November

DemokrasiNews
15/10/2026
Sekda Lampung Timur Klarifikasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor: Rama Disebut Turun ke Lapangan
Tokoh

Sekda Lampung Timur Klarifikasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor: Rama Disebut Turun ke Lapangan

DemokrasiNews
15/10/2026
KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB dan Empat Orang Lain sebagai Tersangka Korupsi Dana Kebencanaan
Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB dan Empat Orang Lain sebagai Tersangka Korupsi Dana Kebencanaan

DemokrasiNews
15/10/2026
Polemik Seleksi Pejabat Eselon II Lampung Utara Disorot, Akademisi Minta Pemkab Buka Dasar Penetapan
Politik

Polemik Seleksi Pejabat Eselon II Lampung Utara Disorot, Akademisi Minta Pemkab Buka Dasar Penetapan

DemokrasiNews
16/10/2026
Disiplin Pejabat Jadi Sorotan, Sekda Lampung Timur Bakal Panggil Plt Kadis PUPR
Tokoh

Disiplin Pejabat Jadi Sorotan, Sekda Lampung Timur Bakal Panggil Plt Kadis PUPR

DemokrasiNews
14/10/2026
DPC Demokrat Lampung Timur Ajak Masyarakat Berbagi Harapan, 41 Kantong Darah Terkumpul untuk Sesama
Politik

DPC Demokrat Lampung Timur Ajak Masyarakat Berbagi Harapan, 41 Kantong Darah Terkumpul untuk Sesama

DemokrasiNews
14/10/2026

Related News

Lampung Timur–Bantul Perkuat Aliansi Ekonomi: Bersatu Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

Lampung Timur–Bantul Perkuat Aliansi Ekonomi: Bersatu Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

15/08/2025
Kopdar RTB Tanggamus, Satu Warga Pekon Gunung Sari Terima Santunan Dari Club

Kopdar RTB Tanggamus, Satu Warga Pekon Gunung Sari Terima Santunan Dari Club

22/03/2021
Difitnah Keji di Media Sosial, Erick Thohir Lapor ke Bareskrim

Difitnah Keji di Media Sosial, Erick Thohir Lapor ke Bareskrim

27/08/2022

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/