DEMOKRASINEWS, Jakarta – Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI resmi meluncurkan Production House Communication (PHC) sebagai wadah pengembangan kreativitas dan keterampilan praktis bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi. Kehadiran PHC diharapkan menjadi jembatan antara teori akademik dan praktik nyata di dunia industri media.
Inisiatif pendirian PHC lahir dari kebutuhan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam proses produksi konten komunikasi yang kreatif dan berdampak. Melalui program ini, mahasiswa dapat memperoleh wawasan mendalam mengenai proses kreatif, strategi komunikasi, serta praktik profesional di dunia media.
“Melalui PHC, kami ingin menjembatani antara teori komunikasi yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Ini adalah tempat bagi mahasiswa untuk belajar langsung bagaimana ide bisa diwujudkan menjadi karya yang berdampak,” ujar Rd. Dancu Lokita Pramesti Dewi, dosen sekaligus penggagas Production House Communication STIAMI.
PHC terbuka bagi seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi yang memiliki minat di bidang videografi, content creation, hingga public speaking. Melalui kolaborasi lintas minat dan ide, mahasiswa dapat berlatih merancang konsep komunikasi yang kreatif, memproduksi konten digital, hingga mengasah kemampuan berbicara di depan publik.
Selain itu, PHC juga diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan produksi media, dan membangun portofolio profesional yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PHC diharapkan mampu melahirkan karya-karya komunikasi berkualitas yang mencerminkan karakter mahasiswa STIAMI yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Keberadaan PHC juga menjadi bentuk komitmen Institut STIAMI dalam menghadirkan lingkungan akademik yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern, khususnya di bidang komunikasi dan media.
“Kami percaya, kreativitas mahasiswa adalah aset berharga kampus. Melalui PHC, kami ingin mendukung mereka agar bisa berkarya dan berkontribusi nyata di era digital,” tutup Rd. Dancu Lokita Pramesti Dewi. ( Rls RedSky Communication )











