DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Polsek Sukadana bersama Koramil 429-05/Sukadana melakukan monitoring terhadap banjir yang melanda Desa Pasar Sukadana, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur pada Selasa (25/2/2025), akibat luapan Sungai Way Capang setelah diguyur hujan selama dua hari terakhir.
Banjir ini menyebabkan sedikitnya 18 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai sekitar 80 cm. Kapolres Lampung Timur AKBP Benny Prasetya melalui Kapolsek Sukadana KOMPOL Zulkarnain menyatakan bahwa pihaknya bersama anggota Koramil 429-05/Sukadana telah turun langsung ke lokasi guna memastikan keamanan warga dan mengantisipasi kemungkinan evakuasi.
“Kami bersama tim gabungan turun ke lapangan untuk memastikan keamanan warga serta mengantisipasi kemungkinan evakuasi jika kondisi semakin memburuk,” ujar KOMPOL Zulkarnain.
Saat ini, meskipun air masih menggenangi permukiman warga, diperkirakan akan surut pada sore hari jika tidak ada hujan susulan. Pihak kepolisian dan TNI tetap bersiaga untuk melakukan evakuasi apabila air tidak kunjung surut atau terjadi peningkatan debit air yang membahayakan warga.
Danramil 429-05/Sukadana Lettu Inf. Sugiri menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan setempat untuk membantu warga menghadapi situasi ini. “Kami terus berkomunikasi dengan pihak terkait guna memastikan langkah-langkah penanganan yang diperlukan, termasuk kemungkinan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman,” ungkapnya.
Warga terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi. Selain itu, tim gabungan juga mengingatkan masyarakat agar mengamankan barang-barang berharga serta menjaga kesehatan di tengah kondisi banjir yang berisiko terhadap penyakit.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, tim gabungan akan terus melakukan pemantauan hingga situasi benar-benar aman. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan ke pihak berwenang apabila ada kondisi darurat yang memerlukan bantuan. (Red/Rls Humas Polres Lamtim)










