DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Sebagai langkah tanggap terhadap bencana banjir yang mengakibatkan tanggul Bendungan Tulung Sunting jebol, warga Desa Rejo Binangun bersama Babinsa Koramil 429-08/Raman Utara Kodim 0429/Lamtim Serma Khabib dan aparat desa melakukan gotong royong untuk memperbaiki tanggul yang rusak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (26/1/2025), dengan tujuan utama untuk menjaga kelancaran musim tanam padi yang saat ini tengah berlangsung.
Bendungan Tulung Sunting memiliki peran penting dalam mengairi sekitar 60 hektar sawah yang bergantung pada pasokan air untuk irigasi. Mengingat saat ini adalah musim bercocok tanam padi, perbaikan sementara tanggul menjadi langkah penting agar pasokan air tetap terjaga hingga musim panen tiba.
Serma Khabib, Babinsa Koramil 429-08/Raman Utara, menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan bersifat sementara, menggunakan alat seadanya seperti tanah yang dimasukkan dalam karung, lalu ditumpuk dan diberi penopang kayu agar tidak bergeser. Hal ini dilakukan untuk mencegah kikisan air yang dapat memperburuk keadaan, sekaligus menghindari kerugian lebih lanjut bagi masyarakat sekitar.

“Penting bagi kita untuk memastikan kebutuhan air tercukupi sampai musim panen. Meskipun ini perbaikan sementara, kami berharap bisa membantu meringankan beban warga petani yang sangat membutuhkan air untuk pertanian mereka,” ujar Serma Khabib.
Kepala Desa Rejo Binangun, Praptowo, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan, baik dalam perbaikan tanggul maupun kegiatan sosial lainnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa sangat berperan dalam menjaga kedamaian dan mempererat hubungan antara warga dan aparat pemerintah.
“Terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif membantu kami. Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut untuk mewujudkan Desa Rejo Binangun yang aman, tertib, dan makmur,” kata Praptowo.
Kades Praptowo juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya membantu dalam hal keamanan dan kebersihan, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan, dan kesatuan dalam menghadapi tantangan, terutama dalam situasi musibah seperti ini.
Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada, serta memperkuat komitmen bersama untuk membangun desa yang lebih baik. (Red/Rls Pendim 0429/Lamtim)











