DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Paguyuban Petani Singkong Lampung Timur kembali menggelar aksi damai jilid III di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur pada Kamis (23/1/2025). Aksi ini digelar untuk menyuarakan aspirasi dan menuntut perhatian pemerintah daerah terhadap nasib petani singkong yang semakin terpuruk.
Dalam orasinya, Ketua Paguyuban Petani Singkong, Maradoni, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus segera menemui para petani dan memberikan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. “Kami meminta pihak pemerintah daerah untuk hadir di tengah-tengah kami, mendengar keluhan para petani, dan memberikan solusi terbaik agar kesejahteraan kami bisa meningkat. Jangan biarkan kami berjuang sendiri,” ujar Maradoni dengan suara lantang.
Selain itu, Maradoni mendesak Kejaksaan untuk menindak tegas para pengusaha tapioka di Lampung Timur yang dianggap “nakal” dan merugikan petani. “Kami meminta pihak Kejaksaan untuk tidak tinggal diam. Para pengusaha nakal yang memanfaatkan kelemahan petani harus ditindak sesuai hukum. Jangan ada pembiaran terhadap tindakan yang merugikan rakyat kecil,” tambahnya.

Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal permasalahan ini. “Meskipun ini tidak mudah, tapi kami ingin masyarakat Lampung Timur, khususnya para petani, dapat sejahtera,” kata Rida.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Timur, Moch Jusuf, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berperan sebagai wasit dalam permasalahan ini. “Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak untuk mencari solusi terbaik. Bila perlu, kami akan koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan,” ujarnya, didampingi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Pemkab Lampung Timur, Kms Tohir Hanafi, dan Kaban Kesbangpol, Syahrul Syah.
Sekda juga memahami tuntutan dari para petani singkong dan berjanji akan mempelajari lebih lanjut permasalahan ini. “Pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi yang adil dan berkelanjutan agar kesejahteraan petani dapat terjamin,” tambahnya.
Aksi damai ini berjalan dengan tertib di bawah pengawasan ketat aparat TNI dan Polri. Para petani berharap langkah mereka dapat mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan petani singkong di Lampung Timur, serta memastikan adanya tindakan tegas terhadap pengusaha nakal yang merugikan mereka. (Red/Rls Diskomdigi Lamtim)











