DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Braja Sakti yang ke-68 di Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, tahun ini digelar dengan antusiasme luar biasa. Ribuan warga dari 7 dusun dan 48 RT memadati lapangan desa untuk menyaksikan sekaligus turut berpartisipasi dalam rangkaian pawai budaya dan pawai pembangunan.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (31/12/2024) ini menjadi perayaan yang penuh warna dan semangat kebersamaan. Kepala Desa Braja Sakti, Edi Sumantri, mengungkapkan bahwa pawai budaya dan pawai pembangunan ini merupakan acara kedua yang digelar selama ia menjabat. Perayaan sebelumnya memang dilaksanakan, namun dua tahun terakhir ini kegiatan HUT desa menjadi lebih meriah berkat dukungan dan partisipasi masyarakat yang luar biasa.
“Perayaan HUT desa ini merupakan hasil swadaya masyarakat dan pengusaha setempat. Semua kegiatan yang digelar, dari upacara hingga pawai, adalah bukti kebersamaan kami. Dana yang terkumpul digunakan kembali untuk mendukung masyarakat di desa ini,” ujar Edi Sumantri.

Selain pawai budaya, rangkaian acara yang diadakan mencakup lomba kebersihan lingkungan, siskampling, istiqosah doa bersama, senam, dan pada puncaknya, akan digelar pertunjukan wayang kulit pada malam Kamis, 1 Januari 2025. Pertunjukan wayang kulit ini, yang dikenal dengan istilah “mruat kolo” dalam bahasa Jawa, bertujuan untuk mengingatkan seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga bumi yang memberikan kehidupan.
Untuk mendukung semangat kompetisi dan kebersamaan, panitia menyediakan hadiah menarik untuk pemenang karnaval budaya. Juara pertama akan mendapatkan seekor sapi, juara kedua seekor kambing, dan juara ketiga satu ekor kambing. Selain itu, juara harapan 1, 2, dan 3 masing-masing akan menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 1.500.000. Bagi dusun yang tidak meraih juara, juga ada dukungan berupa uang pembinaan sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah.
Edi Sumantri berharap dengan adanya berbagai kegiatan ini, semangat kebersamaan dan gotong royong akan semakin tumbuh di kalangan masyarakat Desa Braja Sakti. “Kami ingin setiap warga merasa terlibat dan memiliki peran penting dalam kemajuan desa,” tandasnya.
Dengan semangat yang tinggi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, perayaan HUT ke-68 Desa Braja Sakti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitarnya dalam merayakan momen penting dengan penuh kebersamaan dan kemandirian. (Red/Pri)











