• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Politik

Pengamat Soroti Dugaan Rapat Pemenangan Pilkada Di Ruang Wagub Lampung

DemokrasiNews
25/09/2020
in Politik
Pengamat Soroti Dugaan Rapat Pemenangan Pilkada Di Ruang Wagub Lampung

DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Akademisi Universitas Lampung (Unila) Yusdianto meminta Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim agar berdiri diatas semua golongan dan tidak memihak kepada salah satu calon kepala daera. 

Hal ini ia tegaskan mengingat sumpah jabatan yang pernah diucapkan, ketika memangku jabatan sebagai wakil kepala daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya.

“Bila dugaan itu benar, jadi patut diingatkan dan di sampaikan bahwa selaku pimpinan daerah sejatinya berdiri diantara semua golongan terlebih tidak memihak salah satu golongan,” ujar alumni Universitas Padjajaran saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/9).

Pengamat Soroti Dugaan Rapat Pemenangan Pilkada Di Ruang Wagub Lampung Pengamat Soroti Dugaan Rapat Pemenangan Pilkada Di Ruang Wagub Lampung Pengamat Soroti Dugaan Rapat Pemenangan Pilkada Di Ruang Wagub Lampung

Jika dilihat dari pertemuan dan isi berita di maksud, sambung Yusdianto, pertemuan dengan mengumpulkan kepala desa, tentu menjadi peristiwa yang patut disayangkan apalagi di benarkan. Dengan menjadikan kekuasaan sebagai mesin demokrasi untuk pemenangan satu calon yang diusung.

Menurutnya, Pilkada yang sejatinya di laksanakan secara fair play menjadi luntur dan di benarkan. Yusdianto mencontohkan tiga prilaku pejabat saat pilkada di gelar selalu terjadi penggunaan fasilitas jabatan.

Pertama, birokrasi sebagai institusi pemerintah yang memiliki peranan politik penting dalam penentuan kebijakan di daerah, namun berujung pada dominasi budaya politik primodial kesukuanisme, sehingga independensi pelayanannya menjadi lemah dan tidak netral.

Kedua, birokrasi dijadikan tameng dalam memahami budaya politik elit untuk memenangkan calon dari partai yang diusulkan, terlebih yang bersangkutan juga sebagai Ketua Partai di maksud.

“Ketiga, menyuburkan budaya klonialisme (feodalisme)dan klintenisme yang melekat pada prilaku pejabat birokrasi yang menganggap pemimpin pemerintahan sebagai raja yang selalu benar dan harus di ikuti oleh bawahan,” kata Yusdianto.

Sebagai Wakil Gubernur, lanjutnya, Nunik seharusnya mampu memberikan teladan dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi.

“Sudah sewajarnya pemimpin daerah sepeti Ibu Wagub sebagai pelaksana kebijakan dan pemegang kekuasaan dan kewenangan dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya di dalam birokrasi, memberi tauladan dan menjujung tinggi prinsip demokrasi, sehingga Pilkada yang tengah berlangsung akan berjalan jujur dan adil,” pungkasnya.

Belum lama ini, Wagub Lampung Chusnunia Chalim di duga telah mengumpulkan beberapa kepala desa dan kepala dusun dari Kabupaten Lampung Timur di salah satu Ruang Rapat Kantor Pemprov Lampung, Selasa malam (22/9/2020). 

Pengumpulan perangkat desa tersebut terindikasi terkait pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di kabupaten setempat, sekaligus membahas strategi pemenangan calon yang di usung Partai Kebangkitan Bangsa.

Namun, dugaan itu dibantah oleh Kadri selaku Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Dia menjelaskan jika pertemuan itu hanya untuk meminta dukungan pembangunan di Kecamatan Waway Karya.

“Saya mengajukan aspirasi kepada Ibu Wakil Gubernur karena beliau berasal dari kecamatan kami dan pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Timur,” ujar Kadri seraya menyebutkan hanya ada 10 kepala desa yang hadir pada rapat itu.

Ke-10 kepala desa tersebut yakni Desa Sumber Rejo, Ngesti Karya, Marga Batin, Sidorahayu, Karang Anom, Sumber Jaya, Karya Basuki, Tanjung Wangi, Tri Tunggal dan Desa Mekar Karya.

“Sudah jelas, kemarin itu tidak ada kepala dusun, kami meminta aspirasi ke Ibu Wakil Gubernur terkait pembangunan, bukan membahas politik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Provinsi Lampung, Elfrida Purba mengatakan, pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Lampung Timur pada Selasa (22/9/2020) untuk mendengarkan aspirasi demi kemajuan pembangunan di daerah tersebut.

Elfrida yang juga hadir sebagai notulensi pada rapat tersebut menyebutkan tidak ada sama sekali unsur politik yang dibahas. “Tidak sama sekali membahas politik,” ujar Elfrida saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020).

Dijelaskan Elfrida, memang benar ada rapat di Ruang Kerja Wakil Gubernur, namun hanya bersama kepala desa di Kecamatan Waway Karya tanpa adanya kepala dusun, namun terkait program pembangunan bukan mengenai isu politik.

Ia menyebutkan agenda tersebut juga tanpa di rencanakan, namun kehadiran para kepala desa diterima baik oleh Wakil Gubernur. “Mereka menghubungi kami ingin menghadap, ibu menerima mereka bertamu, tapi yang dibahas soal pembangunan di Lampung Timur, itu saja,” tandasnya.

Sumber : Analisis.co.id
Editor : Roy Naldi


Berita Terkini

Mutasi Besar Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Enam Kapolres Berganti
Advertorial

Mutasi Besar Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Enam Kapolres Berganti

DemokrasiNews
26/06/2026
Ribuan Kader Bergerak, PAN Lampung Utara Gaspol Konsolidasi Besar Jelang Agenda Politik
Politik

Ribuan Kader Bergerak, PAN Lampung Utara Gaspol Konsolidasi Besar Jelang Agenda Politik

DemokrasiNews
21/06/2026
Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Massa Tinggalkan Kompleks Parlemen Secara Tertib
Nasional

Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Massa Tinggalkan Kompleks Parlemen Secara Tertib

DemokrasiNews
19/06/2026
Demo Mahasiswa 19 Juni 2026: Trisakti, Esa Unggul, dan Tuntutan soal Ekonomi hingga Demokrasi
Nasional

Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Trisakti Bawa Agenda Perubahan Nasional

DemokrasiNews
19/06/2026
Antisipasi Sejak Dini, Kemenko Polkam Optimistis Pemilu 2029 Berjalan Aman dan Demokratis
Politik

Antisipasi Sejak Dini, Kemenko Polkam Optimistis Pemilu 2029 Berjalan Aman dan Demokratis

DemokrasiNews
19/06/2026
Demo Mahasiswa 19 Juni 2026: Trisakti, Esa Unggul, dan Tuntutan soal Ekonomi hingga Demokrasi
Nasional

Demo Mahasiswa 19 Juni 2026: Trisakti, Esa Unggul, dan Tuntutan soal Ekonomi hingga Demokrasi

DemokrasiNews
19/06/2026

Related News

Peringati Hari Pancasila, Kodim 0429/Lamtim Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Peringati Hari Pancasila, Kodim 0429/Lamtim Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

03/06/2020
Diduga Korupsi Dana DBH, Kejari Halsel Segera Periksa Aswin Adam

Diduga Korupsi Dana DBH, Kejari Halsel Segera Periksa Aswin Adam

26/04/2021
Parkir Liar Marak di Jalan Protokol Lampung Utara, Warga Desak Penertiban

Parkir Liar Marak di Jalan Protokol Lampung Utara, Warga Desak Penertiban

17/04/2026

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/