DEMOKRASINEWS,Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sambutan positif terhadap rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang akan mencakup wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu. Korem 043/Garuda Hitam (Gatam), yang selama ini berada di bawah naungan Kodam II/Sriwijaya, akan segera naik status menjadi Kodam XX.
Keputusan ini disampaikan melalui Berita Telepon dari Staf Perencanaan dan Anggaran TNI AD (SPABAN VIII/BINJEMEN) pada Jumat, (13/12/2024). Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa wilayah kerja Kodam XX/Krakatau akan meliputi dua provinsi, yaitu Lampung dan Bengkulu, yang diharapkan dapat memperkuat aspek pertahanan dan keamanan di kawasan tersebut.
Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, yang turut mendampingi proses ini, menyampaikan bahwa pembentukan Kodam baru di wilayah Lampung dan Bengkulu akan membawa dampak positif terhadap stabilitas dan keamanan di kedua provinsi. “Dengan adanya Kodam di Lampung, sinergitas hubungan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) akan semakin kuat, sekaligus mendukung kondusivitas wilayah, baik di Provinsi Lampung maupun Bengkulu,” ujar Samsudin dalam keterangannya yang disampaikan di Mahan Agung pada Minggu, (15/12/2024).

Sebagai langkah tindak lanjut dari proses pembentukan Kodam XX, Korem 043/Gatam diminta untuk mengusulkan nama dan logo Kodam baru tersebut. Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Samsudin mengusulkan nama “Kodam XX/Krakatau” sebagai identitas Kodam yang baru. Menurutnya, nama “Krakatau” dipilih karena memiliki makna yang sangat dalam dan dapat mencerminkan semangat serta karakteristik wilayah Lampung dan sekitarnya. “Krakatau adalah nama besar yang telah dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Gunung Krakatau memiliki sejarah panjang dan menjadi simbol kekuatan serta identitas budaya yang sangat mendalam di wilayah kita. Nama ini, saya rasa, akan sangat mewakili semangat wilayah Lampung dan Bengkulu,” ujar Samsudin.
Lebih lanjut, Pj. Gubernur menekankan bahwa Gunung Krakatau tidak hanya dikenal dengan kekuatannya, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sejarah alam Indonesia, yang mencerminkan ketangguhan dan semangat masyarakat di sekitar wilayah tersebut. “Nama Krakatau tidak hanya merujuk pada kekuatan alam, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kerja keras masyarakat di wilayah kita. Kami berharap usulan ini dapat diterima dan menjadi simbol kebanggaan baru bagi masyarakat Lampung dan Bengkulu,” tambah Samsudin.
Pembentukan Kodam XX/Krakatau diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam pengelolaan pertahanan dan keamanan di Provinsi Lampung dan Bengkulu. Dengan adanya Kodam baru ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah serta mendukung program-program pertahanan dan keamanan yang lebih efektif. Hal ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antar elemen masyarakat dan aparat negara, menciptakan stabilitas politik dan sosial yang lebih baik, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di kedua provinsi tersebut.
Selain itu, dengan pembentukan Kodam XX/Krakatau, diharapkan akan ada peningkatan kualitas koordinasi antar lembaga pemerintah dan institusi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pembentukan Kodam ini juga menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat pertahanan nasional, mengingat pentingnya stabilitas di wilayah Lampung dan Bengkulu yang berbatasan langsung dengan provinsi-provinsi lainnya.
Pj. Gubernur Samsudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses pembentukan Kodam XX/Krakatau dan turut menjaga keamanan serta ketertiban wilayah. “Kami berharap masyarakat bisa mendukung sepenuhnya pembentukan Kodam XX/Krakatau ini dan bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Lampung dan Bengkulu,” ujarnya. (Red/Rls Diskominfotik Provinsi Lampung)











