• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Senin, September 28, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Tokoh

Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang

DemokrasiNews
24/01/2022
in Tokoh
Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang

DEMOKRASINEWS, Pesawaran Lampung – Suasana ger-geran terjadi saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi Desa Sumbersari Bantul, Metro, Sabtu kemarin (22/01/22). Ganjar tak berhenti terpingkal saat berdialog dengan Mbah Sumo (97tahun), warga setempat yang merupakan generasi pertama transmigrasi zaman penjajahan kolonial Belanda di Lampung.

Meski sudah sepuh, namun Mbah Sumo masih sehat dan bisa diajak ngobrol dengan gayeng. Selain Mbah Sumo, ada lagi Mbah Sukinem yang berusia 92 tahun. Sama dengan Mbah Sumo, Mbah Sukinem juga transmigran pertama ke Lampung. Ingatan keduanya masih tajam, bagaimana suka duka menjadi transmigran saat penjajahan Belanda.

“Kulo mlebet Lampung kalih bapak (saya masuk Lampung sama bapak). Umur tasih 13 tahun. Wah mriki niki tasih alas gung lewang lewung (di sini masih hutan belantara),” cerita Mbah Sumo pada Ganjar.

Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang

Mbah Sumo masih ingat betul, dulu ikut babat alas demi membangun rumah dan bercocok tanam. Pohon-pohon besar ia tebang bersama sang ayah dengan kapak dan gergaji kayu. Bahkan, ia ingat betul bagaimana banyak binatang buas saat itu.

“Enten macan, kethek, gajah, kathah pak (ada macan, kera, gajah dan banyak lainnya),” kenang Mbah Sukinem.

Keduanya masih ingat bagaimana harus berjuang bersama bapaknya untuk memulai kehidupan baru di Lampung. Mereka merasakan betul bagaimana para tentara Belanda yang selalu menekan masyarakat. Bahkan setelah Belanda pergi, datang penjajah Jepang yang tak kalah kejam.

Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang Ganjar Ketemu Mbah Sumo, Transmigran Zaman Kolonial di Lampung yang Hafal Lagu Jepang

“Kulo menangi zaman Belanda lan Jepang, zaman Jepang riyen nek panen ditumbas paksa. Regone murah (saya merasakan zaman Belanda dan Jepang, dulu zaman Jepang kalau habis panen dibeli paksa dengan harga murah),” jelas Mbah Sumo.

Kisah-kisah haru itu masih teringat betul diantara keduanya. Bahkan, Mbah Sumo dan Mbah Sukinem masih hafal lagu kebangsaan Jepang dan lagu-lagu Jepang lainnya.

“Cobo nyanyi mbah, ayo kulo pengen mirengake (coba menyanyi mbah, saya ingin mendengar),” pinta Ganjar.

Mbah Sumo dan Mbah Sukinem kemudian bernyanyi bersama. Lagu yang dinyanyikan adalah lagu berbahasa Jepang. Ganjar dan para tamu lain langsung bertepuk tangan.

Cerita-cerita lucu terus terjadi dalam obrolan itu. Bagaimana saat Ganjar penasaran tentang cerita cinta Mbah Sumo dan Mbah Sukinem saat mereka muda dulu, bagaimana cerita style masa lalu dan lainnya.

Ganjar sendiri mengatakan sangat senang bertemu dengan Mbah Sumo, Mbah Sukinem dan para transmigran lain asal Jawa yang menempati Desa Sumbersari, Bantul. Cerita mereka, perjuangan mereka lanjut Ganjar sangat menginspirasi.

“Iya hari ini saya sengaja ingin menjenguk saudara-saudara dari Jawa yang transmigrasi ke Lampung. Kemarin sudah ketemu dengan mereka yang di Pesawaran, sekarang ketemu Mbah Sumo dan saudara lainnya,” ucap Ganjar.

Dan Mbah Sumo serta Mbah Sukinem lanjut Ganjar adalah transmigran generasi pertama. Mereka datang dari Wates Jogjakarta sejak zaman kolonial Belanda.

“Mereka bisa menceritakan satu persatu, bagaimana sejarahnya, tempat ini yang masih alas gung lewang lewung dan dengan semangat mereka membuka lahan serta menempati. Akhirnya jadi seperti sekarang, daerahnya maju dan keturunannya sudah sukses semua. Kisah yang mengharukan, namun sangat menginspirasi,” terangnya.

Ganjar juga senang, karena penerimaan masyarakat Lampung pada transmigran sangat baik. Mereka bisa bersatu, berkolaborasi membangun Lampung menjadi maju.( MI-Hms Pemprop Jateng) 

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

Agus Rama Halik Menggerakkan Abung Selatan, Kini Menatap Tantangan Lebih Luas
Tokoh

Agus Rama Halik Menggerakkan Abung Selatan, Kini Menatap Tantangan Lebih Luas

DemokrasiNews
28/09/2026
MRC Lampung Timur Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran
Edukasi

MRC Lampung Timur Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

DemokrasiNews
24/09/2026
Gubernur dan Ketua Kwarda Lampung Gerakkan Pramuka Peduli, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat
Pendidikan

Gubernur dan Ketua Kwarda Lampung Gerakkan Pramuka Peduli, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat

DemokrasiNews
23/09/2026
Muhammad Toyyib Mengabdikan 17 Tahun untuk Dakwah, Tetap Aktif di Usia 69
Tokoh

Muhammad Toyyib Mengabdikan 17 Tahun untuk Dakwah, Tetap Aktif di Usia 69

DemokrasiNews
17/09/2026
Hadapi Kekeringan, Bupati Qudrotul Ikhwan Ajak Masyarakat Gelar Sholat Istisqo
Peristiwa

Hadapi Kekeringan, Bupati Qudrotul Ikhwan Ajak Masyarakat Gelar Sholat Istisqo

DemokrasiNews
17/09/2026
IJTI Krakatau Raya Resmi Berdiri, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lampung Selatan-Lampung Timur
Peristiwa

IJTI Krakatau Raya Resmi Berdiri, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lampung Selatan-Lampung Timur

DemokrasiNews
15/09/2026

Related News

Mitra Karantina di Pelabuhan Harus Kolaborasi Perkuat Menjaga Bali

Mitra Karantina di Pelabuhan Harus Kolaborasi Perkuat Menjaga Bali

08/04/2023
Pasutri Pelaku Ganjal ATM Ditangkap Polda Lampung di Cilegon Banten

Pasutri Pelaku Ganjal ATM Ditangkap Polda Lampung di Cilegon Banten

20/01/2024
DPMPTSP Lampung Selatan Gelar Bimtek LKPM-Online dan OSS-RBA

DPMPTSP Lampung Selatan Gelar Bimtek LKPM-Online dan OSS-RBA

19/11/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/