DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Curah hujan tinggi yang terjadi di Lampung khususnya di wilayah Kota Bandarlampung, Metro, Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Tengah berdampak bencana banjir muara sungai di Kabupaten Lampung Timur. Banjir seperti tahun-tahun sebelumnya kembali menggenangi Jalan Lintas Timur di ruas batas Lampung Timur dengan Lampung Tengah, pada Jumat 10 Desember 2021. Akibatnya arus lalulintas yang melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera harus waspada terjebak banjir.
Hujan deras tersebut, mengguyur kawasan sekitar Lampung Timur dari Kamis sore hingga Jumat sore tadi ( 10/12/2021) terus terjadi meskipun intensitas sedang. Informasinya air masih menggenangi Lintas Timur Sumatera setinggi lutut dan terus berlangsung hingga Jum’at sore hari.
Polsek Waybungur Lampung dan Polsek Seputih Banyak Lampung Tengah mengatur lalulintas satu arah sejak pagi untuk roda empat dan truk. Petugas tidak memperbolehkan roda dua lewat karena beresiko terbawa banjir.


Banyak dari pengendara sepeda motor putar balik, tetapi ada juga yang berusaha menaikkan kendaraannya ke atas truk.
Banjir di Jalan Lintas Timur Sumatera ruas batas Lampung Timur dan Lampung Tengah seringkali terjadi. Limpahan air terbanyak pernah terjadi pada tahun 2017 lalu,membuat transportasi di sana lumpuh dua hari.
Sementara informasi terbaru hujan yang terjadi selama dalam dua hari terakhir ini, juga sudah membuat Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, tergenang di Dusun 5, kawasan penyeberangan menuju Kalipasir. Warga mulai memakai perahu untuk aktivitas sehari-hari.
Desa Tanjung Tirto menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba akibat meluapnya aliran sungai Way Kambas di sekitarnya. Sementara pembangunan jembatan penghubung Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto terpaksa berhenti karena tinggi air tidak memungkinkan pekerja melanjutkan proyek jembatan.(Priyono)
Tim DemokrasiNews











