DEMOKRASINEWS, Semarang – Wilayah Jawa Tengah juga tidak mau kalah dengan Jawa Timur dalam peningkatan produksi komoditas pertanian unggulan khususnya kwalitas ekspor. Pada Rabu lalu (25/08/2021), sebanyak 147 ton kacang hijau dengan nilai mencapai Rp 2 milyar diperiksa oleh pejabat karantina pertanian Semarang untuk diekspor ke Tiongkok.Pemeriksaan komoditas ini berupa pemeriksaan fisik dan kesehatan.
“Setelah dinyatakan sehat dan aman dikonsumsi, maka akan diterbitkan Phytosanitary Certificate sebagai syarat negara asal dan kacang hijau tersebut siap bertolak ke Tiongkok,” jelas Muhammad Toto Wiratno, pejabat karantina pertanian Semarang yang melakukan pemeriksaan.

Terpisah Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala Karantina Pertanian Semarang mengatakan, bahwa kacang hijau merupakan salah satu komoditas unggulan di Jawa Tengah. Potensi ekspor komoditas ini semakin mendunia dan membuktikan ekspor Propinsi Jawa Tengah melaju pesat di masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Berdasarkan data Iqfast diketahui bahwa ekspor kacang hijau pada tahun 2020 lalu mencapai 150 ribu ton senilai hampir 200 milyar. Hal ini menunjukkan jika kebutuhan kacang hijau di pasar internasional cukup besar, ” kata Parlin.
Parlin menambahkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, peluang ekspor kacang hijau semakin terbuka dan kian menjanjikan. Karantina Pertanian Semarang selalu mendukung akselerasi ekspor dengan penerbitan Phytosanitary Certificate sebagai jaminan diterimanya komoditas tersebut ke negara tujuan.( Hms Karantina Pertanian Semarang ).
Tim DemokrasiNews











