DEMOKRASINEWS, Metro – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah kembali menggelar NGOPI (Ngobrol Seputar Literasi) bareng bersama dalam edisi Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2021. Acara ini dengan tema “Anak Indonesia Gembira, Dirumah Tetap Ceria” . Talkshow Peringatan Hari Anak Nasional ( HAN ), Kota Metro Tahun 2021 ini berlangsung, secara Virtual Bersama Anak –anak PAUD, dan TK Se–Kota Metro.
Kegiatan Ngobrol Seputar Literasi dilaksanakan pada hari Sabtu siang (24/07/2021) di bawah pohon rindang halaman Rumah Dinas Walikota Metro. Talkshow NGOPI bareng ini menghadirkan Walikota Wahdi, Wakil Walikota Qomaru Zaman , Bunda PAUD Silfia Naharani dan Ketua Pokja Bunda PAUD Asih Kota Metro dan Kusminah Qomaru sebagai narasumber berjalan dengan ceria. Anak-anak yang berasal dari berbagai Taman Kanak-kanak bercengkrama dengan para narasumber secara daring (Virtual).

Bunda Paud Kota Metro, Silfia Naharani,menyampaikan, bahwa, anak–anak agar selalu di ajak berkegiatan yang positif supaya tidak bergantung kepada gadget .“ Di masa pandemi ini, Anak–anak harus selalu menjaga kesehatan.Dalam kegiatan ini, mengandung makna pembelajaran di situasi pandemi Covid-19 ini, perlunya mengasah otak kanan, dan otak kiri, serta menyalurkan hobi anak, walau hanya didalam rumah,” jelas Bunda Silfia.
Walikota Metro Wahdi berpesan kepada para orang tua, untuk tetap mendampingi anak di segala aktivitas dan perkembangan teknologi saat ini . “Anak–anak harus mempunyai jadwal, dimana harus belajar dan bermain dengan gadget. Tetapi jangan lupa untuk mengenalkan alam sekitar, supaya ilmu pengetahuan bertambah .Kita tidak bisa mengingkari adanya perkembangan teknologi sekarang ini, akan tetapi kita harus bisa menerapkan kebijakan teknologi kepada anak–anak agar tidak kecanduan Gadget,” jelas Walikota.
Ketua Pokja Paud Asih Kusminah, mengatakan, cara melupakan gadget kepada anak, salah satunya dengan mengajak berkegiatan, seperti memasak dan berolah raga, sehingga anak-anak akan melupakan gadget. Jika anak kita berkegiatan yang positif secara tidak langsung akan mengurangi anak kecanduan gadget,” kata Bunda Kusminah.
Wakil Walikota Qomaru Zaman, menyarankan, untuk siasat agar anak tidak kecanduan gadget .“Kita harus pintar–pintar mensiasati penggunaan gadget. Orang tua harus pandai bercerita apa saja termasuk cerita sejarah para Nabi, sejarah nasional kepada anak untuk membuat daya tarik anak–anak teralihkan, supaya tidak bergantung kepada gadget,” tegas Wakil Walikota.
Beberapa pertanyaan lucu muncul dari rasa ingin tahu anak-anak cukup tinggi. Salah satunya ada pertanyaan seorang anak “Bunda, kalau di laut paus bisa berbicara apakah kepiting juga bisa berbicara?” Lantas pertanyaan tersebut ditanggapi oleh Bunda PAUD bahwa semua mahluk hidup berbicara dengan bahasanya masing-masing atas izin Tuhan Yang Maha Esa.
Tidak berhenti sampai disitu, keceriaan anak-anak semakin bertambah ketika mereka menceritakan cita-cita mereka. Antusiasme tersebut menunjukkan imajinasi mereka tinggi dan hal tersebut sangat positif bagi pertumbuhan anak.
Para narasumber berpesan kepada orang tua untuk senantiasa mengasah kreativitas anak serta bijak dalam memberikan akses gadget secara proporsional kepada mereka. Menjaga dan menjamin tumbuh kembang anak adalah tanggung jawab orang tua karena anak adalah GEMERLANG (Generasi Emas Metro Cemerlang).(*)
Tim DemokrasiNews











