DEMOKRASINEWS, Tanggamus – Nopan Anugrah selaku Ketua Komite SDN Binjai Wangi, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus mengaku ketakutan setelah mendapat ancaman dari orang tak di kenal melalui telepon.
“Saya ini orang yang peduli dengan Pekon Binjai Wangi, nanti kamu saya laporkan ke Kajari Tanggamus,” ujar Nopan menirukan ucapan sang penelpon saat mengadu ke Biro DemokrasiNews, Jumat (11/9/2020).
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, ancaman tersebut diduga berkaitan dengan pendapat sang Komite saat di konfirmasi wartawan soal pembangunan gedung perpustakaan SDN Binjai Wangi yang kemudian di muat di media online DemokrasiNews.co.id beberapa waktu lalu.
Berbekal hal tersebut, media online yang bernaung di bawah DPC Jaringan Media Online (JAMO) Tanggamus ini mencoba konfirmasi ke Kabid Satpras Mulyadi, namun di janjikan bertemu hari Jumat karena masih berada di lapangan.
Melalui telephone, Kabid Mulyadi menjelaskan bahwa DAK swakelola itu bernama Panitia Pembangunan Sekolah (P2S), dan sudah pasti ada rapat-rapat pendahuluan.
“Komite memang ada dalam kepanitiaan, kami katakan sudah ada rapat kepanitian, plang proyek juga harus di pasang didepan, kalau itu tidak ada itu kesalahan,” ujarnya.
Terkait upah tukang, Lanjut Mulyadi, di RAP tidak di sebutkan harian orang kerja (HOK) disana hanya ada, semisal pemasangan keramik sekian meter x sekian, tanpa merinci upah per meternya berapa.
Sementara, berdasar informasi dilapangan, bangunan perpustakaan seharga Rp 166.090.000 dalam realisasinya sarat kong kalikong.
Hal tersebut terbukti dari kurangnya transparansi saat hendak diekspos wartawan, papan kegiatan tidak di pasang sebagaimana mestinya, tidak dilibatkannya komite sekolah, pekerja dari luar pekon dan ongkos tidak menggunakan HOK atau di borongkan.
Terpisah, melalui whatsaap, Kepala Satuan Pelaksana Layanan Pendidikan (KSPLP) Kecamatan Pugung, Nurhayati membatah temuan tersebut. Menurutnya plang proyek sudah dipasang dan mempersilahkan untuk dicek kembali.
Lebih dari itu, di juga menjelaskan bahwa kalau pekerja itu ada juga warga pekon setempat. “Tangapan saya sesuai dengan jawaban kepala SDN Binjai Wangi, setelah dikonprontir,” pungkasnya.
Pewarta : Suhaili
Editor : Roy Choiri











