DEMOKRASINEWS : Halmahera Selatan – Dari pantaun tim Demokrasinews, selama dua hari pada hari Kamis dan Jumat, 6-7, Agustus 2020 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan menyalurkan logistik ke Gane.
Kepala Seksi Logistik, Sukari sebagai ketua tim penyaluran menyampaikan kepada Demokrasinews, desa-desa yang mendapatkan distribusi bantuan pasca banjir Gane diantaranya yakni :
Desa Akelamo/Fidaa, berjumlah 310 Kepala Keluarga (KK). Desa Kebun Raja berjumlah 50 Kepala Keluarga (KK). Desa Kotaloow berjumlah 97 Kepala Keluarga (KK). Desa Maffa berjumlah 25 Kepala Keluarga (KK). Desa Tobaru berjumlah 34 Kepala Keluarga (KK). Desa Waimili berjumlah 120 Kepala Keluarga (KK). Desa Sumber Makmur, (SP 4, 5, dan 6) berjumlah 76 Kepala Keluarga (KK). Gurua, Desa Lalubi, berjumlah 10 KK. Desa Saketa Dusun Marimoi, berjumlah 70 Kepala Keluarga (KK). Desa Balitata, 27 Kepala Keluarga (KK).
Sukari menambahkan adapun jenis logistik atau bantuan yang disalurkan terdiri dari, 5 Kg beras, 1 dos mie instan, 1 pak kopi, 1 pak teh, dan 2 Kg gula pasir untuk per Kepala Keluarga (KK).
Sementara Kepala Desa Akelamo/Fidaa, Herdi R, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini BPBD Halsel telah membantu masyarakat Gane, dan khususnya masyarakat Akelamo/Fidaa yang terdampak banjir.
Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Front Pemuda Gane (FP2G), Arismunandar Ali, S. Hut, ” Saya memberikan apresiasi penuh atas respon cepat dari BPBD Halsel atas penanganan pasca banjir,”jelas Aris.
Terlepas dari kepedulian Pemda Halmahera Selatan, saya mewakili masyarakat Gane Timur, menegaskan bahwa solusi terbaik untuk penanganan banjir adalah upaya normalisasi sungai, pembuatan talut, dan pemasangan bronjong kawat di wilayah terdampak, tutup Arismunandar Ali.
Pewarta : Asrul Lamunu.
Editor : Priyono DemokrasiNews










