DEMOKRASINEWS, Lampung Utara, 3 Juni 2026 – Seorang warga Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, bernama Toni (58), ditemukan meninggal dunia di area kebun sawit setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk mencari dan memikat ayam hutan, Selasa (2/6/2025) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat dari rumahnya di Jalur 2 Tanjung Alam sekitar pukul 05.00 WIB menuju kawasan Curup Guruh Kagungan. Sebelum tiba di lokasi tujuan, korban sempat singgah di rumah rekannya, Junaidi, sekitar pukul 06.00 WIB.
Saat berada di kediaman Junaidi, korban menanyakan lokasi yang banyak terdapat ayam hutan untuk dijadikan tempat memikat. Setelah berbincang selama kurang lebih 10 menit, korban melanjutkan perjalanan seorang diri.

Sekitar pukul 10.00 WIB, anak korban, Melisa, berupaya menghubungi ayahnya melalui telepon seluler. Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons. Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dengan mendatangi sejumlah kerabat dan rekan korban serta meminta bantuan warga setempat.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Kristofel, mengatakan korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di tengah kebun sawit dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Awalnya pihak keluarga mencari sejak pukul 10.00 WIB. Korban ditelepon namun tidak ada yang mengangkat. Keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian. Korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di kebun sawit dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujar AKP Ivan Roland Kristofel.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Untuk hasil visum luar dari dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Ivan.
Menurut keterangan keluarga, korban sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada dua hari setelah Hari Raya Iduladha. Berdasarkan informasi tersebut, dugaan sementara penyebab kematian mengarah pada serangan jantung.
“Jadi kemungkinan besar karena serangan jantung,” ujarnya.
Sementara luka yang ditemukan pada bagian wajah korban diduga terjadi akibat benturan saat terjatuh. Kondisi gigi korban yang telah rapuh diduga menyebabkan bibir terluka ketika wajah membentur permukaan tanah.
“Gigi korban kondisinya sudah kropos. Saat terjatuh, gigi mengenai bibir sehingga menyebabkan luka pada bagian bibir,” jelasnya.
Polisi juga memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang. Telepon genggam, sepeda motor, dan dompet korban ditemukan dalam kondisi utuh di lokasi.
“Handphone, sepeda motor, dan dompet korban masih ada. Tidak ada barang yang hilang,” tegas Ivan.
Usai proses visum selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.( Red/Ipul/JM )











