• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Politik

Polemik Pinjaman Rp150 Miliar Memanas, Banggar DPRD Lampung Utara Pasang Badan Bela Bupati

DemokrasiNews
18/05/2026
in Politik, Zona Wakil Rakyat
Polemik Pinjaman Rp150 Miliar Memanas, Banggar DPRD Lampung Utara Pasang Badan Bela Bupati

DEMOKRASINEWS, Lampung Utara,18 Mei 2026 — Polemik rencana pinjaman daerah senilai Rp150 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kepada PT Sarana Multi Infrastruktur terus menjadi sorotan publik. Di tengah munculnya penolakan dari sejumlah fraksi di DPRD, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Utara dari Fraksi Gerindra, Nurdin Habim, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Hamartoni Ahadis dan Wakil Bupati Romli terkait rencana pinjaman tersebut.

Menurut Nurdin, polemik yang berkembang di ruang publik berpotensi menimbulkan persepsi keliru apabila masyarakat tidak memahami tujuan serta mekanisme pinjaman daerah secara utuh. Ia menegaskan, skema pinjaman bukan semata-mata beban fiskal, melainkan instrumen percepatan pembangunan daerah.

“Jangan sampai masyarakat menilai negatif sebelum memahami tujuan dan mekanismenya. Pemerintah daerah sedang mencari solusi atas keterbatasan fiskal demi percepatan pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Nurdin Habim, Senin (18/5/2026).

Polemik Pinjaman Rp150 Miliar Memanas, Banggar DPRD Lampung Utara Pasang Badan Bela Bupati Polemik Pinjaman Rp150 Miliar Memanas, Banggar DPRD Lampung Utara Pasang Badan Bela Bupati Polemik Pinjaman Rp150 Miliar Memanas, Banggar DPRD Lampung Utara Pasang Badan Bela Bupati

Ia menjelaskan, pengajuan pinjaman daerah saat ini masih berada pada tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final. Sesuai mekanisme, usulan pinjaman harus dibahas terlebih dahulu di tingkat Badan Anggaran DPRD sebelum mendapatkan persetujuan dalam rapat paripurna.

“Setelah ada penyampaian ke DPRD, mekanismenya dibahas di Banggar, lalu disetujui melalui rapat paripurna. Setelah itu dilakukan review dokumen sebelum masuk tahap penandatanganan pinjaman,” ujarnya.

Nurdin menilai kebutuhan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah Lampung Utara, menjadi alasan utama pemerintah daerah mencari alternatif pembiayaan melalui pinjaman ke SMI.

Menurutnya, apabila pembangunan hanya mengandalkan kemampuan APBD yang terbatas, maka proses perbaikan infrastruktur akan berjalan lambat dan berdampak pada aktivitas masyarakat.

“Banyak ruas jalan yang kondisinya rusak dan membahayakan pengguna. Kalau pembangunan hanya mengandalkan kemampuan anggaran yang terbatas, maka perbaikannya akan berjalan lambat,” katanya.

Selain itu, Nurdin menegaskan skema pinjaman daerah memiliki dasar hukum yang jelas dan diatur dalam regulasi pemerintah terkait pembiayaan daerah untuk mendukung program prioritas pembangunan.

Karena itu, ia meminta seluruh fraksi di DPRD tidak tergesa-gesa mengambil sikap penolakan sebelum memahami manfaat, mekanisme, serta konsekuensi fiskal secara menyeluruh.

“Sikap politik tentu sah, tetapi mestinya didasarkan pada kajian yang komprehensif. Apa yang dilakukan pemerintah daerah bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi kepentingan masyarakat yang membutuhkan pembangunan infrastruktur,” tegasnya.

Nurdin juga optimistis kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Lampung Utara masih cukup kuat untuk memenuhi kewajiban pembayaran apabila pinjaman tersebut terealisasi. Ia menilai, selama ini pemerintah daerah memiliki rekam jejak yang baik dalam memenuhi kewajiban keuangan daerah.

Sebelumnya, polemik pinjaman Rp150 miliar mencuat setelah sejumlah fraksi di DPRD meminta pemerintah daerah meninjau ulang rencana pembiayaan tersebut. Perdebatan berkembang lantaran muncul kekhawatiran terhadap dampak fiskal jangka panjang, termasuk risiko terhadap kemampuan keuangan daerah.

Namun di sisi lain, pemerintah daerah menilai skema pinjaman ke SMI diperlukan guna menopang percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran daerah.( Red/JM )


Berita Terkini

Mutasi Besar Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Enam Kapolres Berganti
Advertorial

Mutasi Besar Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Enam Kapolres Berganti

DemokrasiNews
26/06/2026
Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

DemokrasiNews
23/06/2026
Ribuan Kader Bergerak, PAN Lampung Utara Gaspol Konsolidasi Besar Jelang Agenda Politik
Politik

Ribuan Kader Bergerak, PAN Lampung Utara Gaspol Konsolidasi Besar Jelang Agenda Politik

DemokrasiNews
21/06/2026
Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Massa Tinggalkan Kompleks Parlemen Secara Tertib
Nasional

Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Massa Tinggalkan Kompleks Parlemen Secara Tertib

DemokrasiNews
19/06/2026
Demo Mahasiswa 19 Juni 2026: Trisakti, Esa Unggul, dan Tuntutan soal Ekonomi hingga Demokrasi
Nasional

Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Trisakti Bawa Agenda Perubahan Nasional

DemokrasiNews
19/06/2026
Antisipasi Sejak Dini, Kemenko Polkam Optimistis Pemilu 2029 Berjalan Aman dan Demokratis
Politik

Antisipasi Sejak Dini, Kemenko Polkam Optimistis Pemilu 2029 Berjalan Aman dan Demokratis

DemokrasiNews
19/06/2026

Related News

Jadikan Rumah Sarang Narkotika, Petani di Dusun Cakat Raya Ditangkap Polisi

Jadikan Rumah Sarang Narkotika, Petani di Dusun Cakat Raya Ditangkap Polisi

03/11/2020
Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah

19/11/2021
Ketua Komisi IV DPR-RI Sudin Bagikan Alsintan dan Gelar Sosialisasi BIH serta IPAL di Itera Lampung Selatan

Ketua Komisi IV DPR-RI Sudin Bagikan Alsintan dan Gelar Sosialisasi BIH serta IPAL di Itera Lampung Selatan

27/12/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/