DEMOKRASINEWS, Lampung Timur,12 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan UMKM serta edukasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), keluarga PMI, dan purna PMI terkait pentingnya migrasi aman dan sukses bekerja di luar negeri.
Hal tersebut disampaikan oleh Triwahyu Handoyo Kepala Bidang (Kabid) Penempatan & Perluasan Kerja pada Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Disnakerkop UKM) Kabupaten Lampung Timur dalam kegiatan pembentukan Satgas DEMIMAS (Desa Migran Masyarakat Sejahtera) yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026, di Balai Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 10 desa yang masuk dalam program Desa Migran Mas. Dari jumlah tersebut, enam desa telah membentuk Satgas DEMIMAS, yakni Desa Pugung Raharjo, Desa Sidoarjo, Desa Bandar Agung, Desa Sribhawono, Desa Mataram Baru, dan Desa Pelindung Jaya. Sementara empat desa lainnya yang masih dalam proses pembentukan yaitu Desa Sadar Sriwijaya, Desa Jepara, Desa Braja Harjosari, dan Desa Labuhanratu Baru.

Menurut Triwahyu Handoyo, target pembentukan Satgas DEMIMAS akan diperluas hingga mencakup 20 desa yang telah masuk dalam lokus Desa Migran Mas di Lampung Timur.
“Satgas DEMIMAS bertujuan memberikan edukasi serta pendampingan kepada calon pekerja migran Indonesia, keluarga PMI yang masih bekerja di luar negeri, hingga purna PMI. Fokus utamanya adalah penguatan perlindungan dan pemahaman tentang migrasi aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Satgas DEMIMAS di tingkat desa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi, pendampingan, sekaligus membantu masyarakat agar terhindar dari praktik penipuan dan pemberangkatan ilegal calon pekerja migran Indonesia.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat, Satgas DEMIMAS juga diharapkan mampu mendampingi PMI aktif maupun purna PMI agar lebih mandiri secara ekonomi setelah kembali ke daerah asal.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, BP3MI Lampung yang diwakili oleh Muhammad Amri serta Serikat Buruh Indonesia melalui Trio Jatmiko.
Para narasumber berharap pembentukan Satgas DEMIMAS dapat membantu pemerintah dalam memberikan pendampingan kepada calon PMI, keluarga PMI, dan purna PMI secara berkelanjutan.
Selain edukasi migrasi aman, program ini juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga melalui pengembangan UMKM. Purna PMI didorong untuk memanfaatkan hasil kerja mereka di luar negeri sebagai modal usaha produktif di kampung halaman, sehingga tidak lagi bergantung untuk kembali bekerja ke luar negeri.
Keluarga PMI yang masih aktif bekerja di luar negeri juga diberikan edukasi agar penghasilan yang dikirim dapat digunakan secara bijak dan produktif, bukan sekadar untuk kebutuhan konsumtif semata.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama pemerintah desa dan dinas terkait berkomitmen memberikan pendampingan usaha bagi keluarga PMI dan purna PMI sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa berbasis UMKM.( Red/Prie )











