DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 12 Mei 2026 – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video penangkapan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (11/5/2026).
Dalam rekaman video yang beredar luas, aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan terhadap seorang terduga pelaku di sekitar permukiman warga. Proses penangkapan disebut sempat diwarnai beberapa kali tembakan peringatan yang dilepaskan petugas saat berada di lokasi.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena dikaitkan dengan kasus tewasnya anggota kepolisian, Bripka Anumerta Arya Supena, yang sebelumnya gugur akibat ditembak saat memergoki aksi pencurian sepeda motor di Bandar Lampung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan berlangsung di sekitar area masjid dekat lapangan Desa Gunung Mekar pada Senin siang. Warga sekitar mengaku sempat panik mendengar suara letusan saat proses pengamanan berlangsung.
Fiyan, salah seorang warga setempat, mengatakan dua orang yang diduga terlibat kasus curanmor diamankan aparat kepolisian dan langsung dibawa menggunakan kendaraan petugas.
“Kami tidak berani mendekat karena ada suara tembakan dari petugas. Kami hanya melihat dari kejauhan,” ujarnya.
Video penggerebekan tersebut memperlihatkan sejumlah aparat kepolisian bersenjata melakukan pengepungan di sebuah rumah warga. Situasi di lokasi tampak tegang dan dipadati masyarakat yang menyaksikan proses penangkapan.
Sementara itu, seorang personel Jatanras Polda Lampung membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu terduga pelaku saat dikonfirmasi wartawan.
“Benar, ada satu orang pelaku sudah kami amankan,” katanya singkat.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun kronologi lengkap penangkapan tersebut.
Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa salah satu terduga pelaku yang diamankan diduga berkaitan dengan kasus penembakan terhadap anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena. Namun, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi sebelumnya, pelaku penembakan diduga berjumlah dua orang dengan ciri fisik berbeda. Salah satu pelaku disebut bertubuh kurus dan diduga sebagai eksekutor penembakan, sedangkan satu pelaku lainnya bertubuh lebih besar dan menunggu di atas sepeda motor.
Diketahui, Bripka Anumerta Arya Supena gugur setelah mengalami luka tembak di bagian kepala saat memergoki dugaan aksi pencurian sepeda motor di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus tersebut secara tuntas serta meningkatkan keamanan di wilayah Lampung Timur guna mencegah terulangnya aksi kriminal serupa.( Red/Prie )











