DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 12 April 2026 — Ribuan jamaah menghadiri Pengajian Akbar Triwulan Muslimat NU yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC), Fatayat NU, dan Muslimat NU Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, yang digelar di Lapangan Merdeka, Desa Bandar Negeri, Minggu (12/4/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan dakwah dan konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan, dengan melibatkan jamaah dari lima wilayah, yakni Labuhan Maringgai, Mataram Baru, Bandar Sribhawono, Melinting, dan Gunung Pelindung.
Semula acara dijadwalkan dihadiri Mustasyar PBNU, Said Aqil Siradj, namun berhalangan hadir karena agenda mendadak. Tausiyah kemudian disampaikan oleh Ahmad Ishomuddin.
Dalam ceramahnya, beliau menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan tidak terlibat dalam politik praktis. Warga NU diperbolehkan memahami dan berpartisipasi dalam politik secara individu, namun tidak membawa nama organisasi untuk kepentingan tertentu.

“NU harus tetap menjadi penyeimbang dan menjaga keberpihakan kepada masyarakat serta tetap berpegang pada akidah Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Lakpesdam Lampung Timur, Deni Firawan, mengajak seluruh warga NU untuk memperkuat solidaritas serta mendukung kepengurusan yang baru dilantik agar mampu menjalankan program organisasi secara optimal.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Labuhan Maringgai, Said Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar. Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga ukhuwah dan meningkatkan peran NU dalam kehidupan sosial masyarakat.
Berdasarkan hasil Konferensi XIII MWC NU Labuhan Maringgai pada 1 Februari 2026, susunan kepengurusan menetapkan KH Yasin sebagai Rais Syuriyah dan Said Fauzi sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2026–2031.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi satu abad Nahdlatul Ulama yang didirikan pada 31 Januari 1926, sebagai organisasi yang konsisten dalam menjaga tradisi keagamaan, memperkuat persatuan, serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Lampung Timur, termasuk Rois NU Lampung Timur KH. Kholiq Amrullah Adnan. Turut hadir pula pengurus Fatayat dan Muslimat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari lima kecamatan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Labuhan Maringgai, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan serta memperkuat peran sosial keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.( Red/Prie)











