• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Tokoh

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DemokrasiNews
09/04/2026
in Tokoh, Advertorial, Edukasi, Nasional, Opini, Pendidikan
“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

DEMOKRASINEWS, Malang Jawa Timur – Pagi hari bagi banyak orang kini dimulai dengan satu kebiasaan yang sama: meraih telepon genggam, menelusuri arus informasi tanpa henti. Di tengah realitas itulah, Komaruddin Hidayat mengingatkan bahwa pers memiliki peran yang tak tergantikan dalam kehidupan modern bahkan setara dengan kebutuhan paling mendasar manusia.

Dalam sebuah forum di Ballroom Golden Tulip Malang, Kamis (9/4/2026), ia menggambarkan pers sebagai “udara dan air” bagi masyarakat.

“Pers itu layaknya udara yang kita hirup dan air yang tiap hari kita minum. Informasi sekarang sudah menjadi konsumsi harian masyarakat,” ujarnya.

“Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital” “Pers Seperti Udara dan Air: Pesan Prof. Komaruddin Hidayat tentang Pentingnya Informasi Sehat di Era Digital”

Namun, sebagaimana udara dan air yang tercemar dapat membahayakan tubuh, ia mengingatkan bahwa informasi yang kotor dipenuhi kebohongan dan provokasi dapat merusak kesehatan mental dan emosi publik.

Di tengah derasnya arus digital, kekhawatiran itu semakin relevan. Komaruddin menyoroti bagaimana gawai dan permainan digital kini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa dampak psikologis, terutama bagi anak-anak. Beberapa negara, katanya, bahkan mulai membatasi penggunaan perangkat tertentu setelah menemukan efek serius terhadap perkembangan mental.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa fungsi utama pers bukan sekadar menyampaikan kabar, melainkan mengedukasi masyarakat. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas informasi yang beredar, baik melalui media, buku, maupun ruang-ruang diskusi publik.

“Tanpa informasi yang mencerahkan, masyarakat tidak akan berkembang,” tuturnya.

Dalam perspektifnya, pers juga memegang peran sebagai pengawas sosial. Ia mengibaratkan pers seperti petugas ronda yang memberi peringatan ketika terjadi “kebakaran” yakni masalah dalam kehidupan publik. Namun, peringatan itu harus disampaikan secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab.

Ia mengingatkan, penyebaran hoaks justru akan merusak kepercayaan masyarakat. “Jangan sampai orang datang berbondong-bondong karena dikira ada kebakaran, padahal tidak ada apa-apa,” katanya.

Di sisi lain, pers juga berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat: menyampaikan capaian, sekaligus mengartikulasikan kritik dan keluhan publik secara etis.

Meski demikian, Komaruddin tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi media arus utama. Ia menyoroti pergeseran belanja iklan ke platform digital dan media sosial, yang berdampak pada menurunnya pendapatan media konvensional.

Fenomena ini, menurutnya, turut mendorong munculnya konten-konten sensasional yang lebih mengejar perhatian daripada kualitas. Kreator konten berlomba menarik emosi publik demi jumlah penonton dan iklan.

Dalam konteks ini, kehadiran kecerdasan buatan seperti Artificial Intelligence juga menjadi perhatian. Komaruddin menegaskan bahwa teknologi tersebut seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti kemampuan berpikir manusia.

“Kalau kita sepenuhnya tergantung kepada AI, maka kecerdasan kita akan semakin menurun,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya riset dan verifikasi dalam kerja jurnalistik. Wartawan, katanya, tidak boleh sekadar menyalin informasi tanpa proses berpikir kritis.

Di tengah kompleksitas tersebut, Komaruddin mengungkapkan bahwa pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan yang tidak beretika masih cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan integritas pers tetap menjadi perhatian publik.

Pada akhirnya, ia mengajak insan pers untuk kembali pada niat awal: menghadirkan informasi yang mencerdaskan, menjaga martabat manusia, dan melayani kepentingan umum.

Sebab di era ketika informasi mengalir tanpa henti, kualitasnya akan menentukan bukan hanya apa yang diketahui masyarakat—tetapi juga bagaimana mereka berpikir, merasakan, dan bertindak.(Red/Prie/Rls)


Berita Terkini

Pasar Murah HUT ke-27 Lampung Timur Diserbu Warga, Solusi Nyata Ringankan Beban Sembako
Advertorial

Pasar Murah HUT ke-27 Lampung Timur Diserbu Warga, Solusi Nyata Ringankan Beban Sembako

DemokrasiNews
16/04/2026
“Ribuan Warga Padati Soft Opening HUT ke-27 Lampung Timur, UMKM Jadi Bintang di Sribhawono”
Ekonomi

“Ribuan Warga Padati Soft Opening HUT ke-27 Lampung Timur, UMKM Jadi Bintang di Sribhawono”

DemokrasiNews
16/04/2026
HBH Purnakaryawan PTPN di Bandar Lampung, Pererat Silaturahmi Lintas Agama
Advertorial

HBH Purnakaryawan PTPN di Bandar Lampung, Pererat Silaturahmi Lintas Agama

DemokrasiNews
16/04/2026
Panggung Meriah HUT Lampung Timur, Soliditas Pejabat Dipertanyakan
Advertorial

Panggung Meriah HUT Lampung Timur, Soliditas Pejabat Dipertanyakan

DemokrasiNews
16/04/2026
Gemerlap Malam di Bandar Sribhawono: Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan HUT ke-27 Lampung Timur
Advertorial

Gemerlap Malam di Bandar Sribhawono: Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan HUT ke-27 Lampung Timur

DemokrasiNews
15/04/2026
Muli Mekhanai 2026: Ajang Lahirnya Generasi Kreatif Pembawa Nama Lampung Timur
Advertorial

Muli Mekhanai 2026: Ajang Lahirnya Generasi Kreatif Pembawa Nama Lampung Timur

DemokrasiNews
15/04/2026

Related News

KMHDI Kalteng Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru Honorer

05/05/2021
Kerja Sama Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca RI-Norwegia Dilanjutkan Sampai 2030

Kerja Sama Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca RI-Norwegia Dilanjutkan Sampai 2030

06/07/2020
Ditresnarkoba Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan Sabu Seberat 300 Kg

Ditresnarkoba Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan Sabu Seberat 300 Kg

09/08/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/