DEMOKRASINEWS : Dalam kunjungan reses sekaligus masih dalam suasana memperingati Hari Anak Nasional,I Komang Koheri anggota DPR-RI menyerahkan bantuan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada, anak-anak di Kabupaten Lampung Tengah.
Dalam kesempatan ini, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan,” dalam memperingati Hari Anak Nasional ini, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) setempat menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap anak harus menjadi perhatian serius kita semua agar angka kekerasan terhadap anak bisa turun, ” tegas Komang.
“Kita harus memberikan edukasi kepada mereka, memberikan semangat motivasi kepada anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Mereka merupakan generasi bangsa yang harus sejak dini kita persiapkan jangan sampai ada tekanan psikologi karena mengalami kekerasan dimasa lalu,” jelas Komang.
Kesempatan kunjungan DPR – RI ini, anak-anak juga membacakan ikrar yang di tujukan kepada orang tua mereka, pada masyarakat dan para pemimpin. Untuk kasus kekerasan terhadap anak, Komang Koheri menegaskan supaya proses hukumnya terus di tegakan sesuai dengan perundangan yang berlaku.
“Upaya pencegahan lebih utama, kita menjalin kerjasama di Lampung Tengah dengan lembaga P2TP2A, Lembaga Perlindungan Anak untuk memberikan motifasi bahwa masa depan mereka tergantung apa yang dia lakukan saat ini. Untuk kasus kekerasan terhadap anak sanksinya harus di tegakan.
Masih tingginya tindak pidana terhadap anak-anak, menjadi perhatian serius bagi semua elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan, salah satunya dengan menumbuhkan nilai kemanusiaan terhadap anak, sehingga memupuk rasa cinta dan kasih sayang dalam diri orang tua dan anak,” kata Komang.
Sementara Ketua LPA Lamteng, Eko Yuono mengapresiasi upaya pencegahan yang dilaksanakan oleh Kementrian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak bersama DPR- RI.
“Sebagai upaya yang telah dilakukan, kami mengucapkan terimakasih, kepada Bapak I Komang Koheri, dan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang sudah membantu kami bisa berjalan dan difasilitasi adanya bantuan. Ini kerjasama yang baik, mudah-mudahan kedepan bisa di tingkatkan kembali ,” jelas Eko.
Eko menyatakan, peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk semua pihak untuk berfikir bahwa Lampung Tengah darurat kejahatan seksual terhadap anak. Pemerintah harus segera mengambil sikap tegas supaya angka kejahatan seksual dapat di tekan semaksimal mungkin dan Lampung Tengah menuju kabupaten ramah anak, ” tutup Eko. ( Rls)
Tim Redaksi DemokrasiNews











