• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

“Nggier… Sing Rukun Karo Dulure”, Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah

DemokrasiNews
28/04/2025
in Advertorial
"Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Keluarga besar Pondok Pesantren Darussalamah, Way Jepara, Lampung Timur, menggelar Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah pada Senin, (28/4/2025), bertepatan dengan 29 Syawal 1446 Hijriah. Haul yang mengusung tema “Nggier Sing Rukun Karo Dulure” ini dihadiri ribuan jamaah serta para santri dari berbagai daerah di Lampung maupun luar Lampung.

Sejak pagi, ribuan jamaah memadati kawasan pondok untuk mengikuti rangkaian acara haul dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan serta mengenang jasa-jasa besar KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah dalam menyebarkan ajaran Islam.

Dalam tausyiahnya, KH. Syamsudin Tohir alumni pertama Pondok Pesantren Darussalamah, mengisahkan perjalanan dakwah Mbah Yai Shodiq di Lampung. Menurutnya, Mbah Yai Shodiq datang dari tanah Jawa ke Lampung sekitar tahun 1965. Saat itu, Desa Braja Dewa, lokasi pondok saat ini, masih berupa hutan belantara dengan permukiman warga yang berjauhan, sehingga aktivitas berkumpul untuk mengaji sangatlah sulit.

"Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah "Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah "Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah
"Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah

“Pada tahun 1968, saya masih remaja. Saya ikut beliau belajar ngaji sekaligus bertani. Mbah Yai Shodiq mengajarkan ilmu agama tanpa meminta bayaran sepeserpun. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya, beliau bertani,” ungkap KH. Syamsudin.

"Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah "Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah "Nggier... Sing Rukun Karo Dulure", Jadi Pesan Abadi dalam Haul ke VII As Syaikh Al Mursyid KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah

Beliau menambahkan, dalam mengajak masyarakat untuk belajar agama, Mbah Yai Shodiq dikenal sangat sabar dan telaten. Setiap usai shalat Magrib dan Isya, beliau mengundang warga untuk mengaji, sekaligus memberikan nasihat agar meninggalkan kebiasaan buruk yang bertentangan dengan ajaran Islam, seperti berjudi.

“Sebab dulu, jika warga tidak sedang bertani, mereka sering berkumpul dan berjudi. Namun dengan pendekatan sabar dari Mbah Yai Shodiq, perlahan-lahan kebiasaan itu hilang. Warga pun berbondong-bondong mengikuti pengajian. Bahkan, hampir satu desa ini menjadi santri beliau, dan sekarang banyak yang telah menjadi ustadz,” jelasnya.

KH. Syamsudin Tohir menegaskan pentingnya meneladani perjuangan dakwah KH. Ahmad Shodiq, khususnya dalam menjaga kerukunan antar sesama.

“Maka dengan Haul ke VII ini, saya mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk menjaga kerukunan dengan tetangga dan saudara, sebagaimana pesan yang diangkat dalam tema kita: Nggier… Sing Rukun Karo Dulure,” tutupnya.

Haul ke VII ini selain diisi dengan doa bersama dan tausyiah, juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah antar alumni, santri, dan masyarakat sekitar. Semangat perjuangan dan keteladanan KH. Ahmad Shodiq Al Maghfuriah diharapkan terus hidup dalam sanubari generasi penerus.

Dari Kediri ke Lampung: Mbah Yai Shodiq, Pelopor Dakwah dan Thoriqoh di Lampung

Kyai Ahmad Shodiq Al Maghfuriah, ulama kelahiran 1927 di Desa Jatisari, Kencong, Kediri, Jawa Timur, merupakan sosok sentral dalam penyebaran dakwah dan pengembangan thoriqoh di Provinsi Lampung.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam dan memperdalam hafalan Al-Qur’an di Jombang, beliau, melalui istikharah panjang, memilih Braja Dewa, Way Jepara, Lampung Timur sebagai ladang dakwahnya pada tahun 1963. Dengan pendekatan santun dan penuh kasih, Kyai Shodiq berhasil membimbing masyarakat meninggalkan kebiasaan negatif serta membangkitkan semangat keagamaan di wilayah tersebut.

Pada tahun 1970-an, beliau mendirikan pondok pesantren yang menjadi pusat pendidikan dan pembinaan spiritual di Lampung. Thoriqoh yang beliau kembangkan terus meluas, kini mencapai lebih dari satu juta pengikut dari Lampung hingga Riau.

Secara nasional, Kyai Ahmad Shodiq juga dikenal dekat dengan tokoh-tokoh besar seperti KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH. Hasyim Muzadi, menegaskan peran strategisnya dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Kyai Ahmad Shodiq dikenang bukan hanya sebagai ulama, tetapi juga sebagai pelopor perubahan sosial, membentuk masyarakat yang lebih religius, harmonis, dan penuh nilai-nilai spiritual. (Pri/Lakpesdam NU)


Berita Terkini

Berlari Bersama untuk Pers Nasional, Pangdam XXI/Radin Inten Dukung Kick Off HPN-Porwanas 2027
Advertorial

Berlari Bersama untuk Pers Nasional, Pangdam XXI/Radin Inten Dukung Kick Off HPN-Porwanas 2027

DemokrasiNews
20/08/2026
SMP Muhammadiyah 1 Menggala Tampilkan Keberagaman Budaya dalam Pawai HUT RI ke-81
Advertorial

SMP Muhammadiyah 1 Menggala Tampilkan Keberagaman Budaya dalam Pawai HUT RI ke-81

DemokrasiNews
20/08/2026
Akademisi Soroti Ukom Eselon II Lampura: Jangan Jadi Sandiwara Administratif
Opini

Akademisi Soroti Ukom Eselon II Lampura: Jangan Jadi Sandiwara Administratif

DemokrasiNews
20/08/2026
Lampung Utara Dapat Tambahan TKD Rp96,9 Miliar untuk Perkuat APBD 2026
Advertorial

Lampung Utara Dapat Tambahan TKD Rp96,9 Miliar untuk Perkuat APBD 2026

DemokrasiNews
19/08/2026
Purna PMI Lampung Timur Didorong Naik Kelas, Pengalaman Kerja di Luar Negeri Jadi Modal Bangun Usaha
Advertorial

Purna PMI Lampung Timur Didorong Naik Kelas, Pengalaman Kerja di Luar Negeri Jadi Modal Bangun Usaha

DemokrasiNews
19/08/2026
Ukom 24 Pejabat Eselon II Lampung Utara Dimulai, 11 Jabatan Strategis Masih Kosong
Advertorial

Ukom 24 Pejabat Eselon II Lampung Utara Dimulai, 11 Jabatan Strategis Masih Kosong

DemokrasiNews
19/08/2026

Related News

Kedapatan Bawa Senpi Rakitan, Pria Asal Tulang Bawang Diamankan Polisi di Pringsewu

Kedapatan Bawa Senpi Rakitan, Pria Asal Tulang Bawang Diamankan Polisi di Pringsewu

21/05/2024
Prasarana Kurang Memadai, SMPN 1 Pematang Sawa Kurang Diminati Pelajar

Prasarana Kurang Memadai, SMPN 1 Pematang Sawa Kurang Diminati Pelajar

17/01/2021
Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Tekankan Etika Pers di Era AI

Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Tekankan Etika Pers di Era AI

08/02/2026

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/