DEMOKRASINEWS, Jakarta – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian telah melaksanakan upaya penting untuk memperkuat subsektor peternakan nasional dengan menggandeng para pensiunan dan tokoh senior peternakan. Ini dilakukan melalui acara temu kangen Keluarga Besar Paguyuban Senior Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia (PSPKHI) yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, (13/12/2024).
Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Peternakan, Agung Suganda, menekankan pentingnya peran para senior dalam mendukung program-program strategis yang ada, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diluncurkan pada 2025. Agung juga mengungkapkan, “Kehadiran para senior sangat berarti bagi kami, tidak hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga untuk bertukar informasi mengenai perkembangan pembangunan peternakan di tanah air.”
Agung Suganda juga menjelaskan bahwa meskipun produksi ayam dan telur di Indonesia sudah surplus, negara ini masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan daging sapi dan susu. Oleh karena itu, pemerintah tengah berupaya menjaring investasi untuk meningkatkan populasi sapi pedaging dan sapi perah domestik guna memenuhi kebutuhan tersebut.

Acara temu kangen ini juga menjadi momen untuk memberikan penghargaan atas kontribusi generasi senior di subsektor peternakan. Agung mengungkapkan bahwa semangat dan pengalaman para pensiunan Ditjen PKH menjadi inspirasi bagi generasi muda. “Semangat para senior ini patut menjadi contoh, bagaimana terus berkarya meski telah purna tugas,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PSPKHI, Syukur Iwantoro, menyerahkan sejumlah buku karya para senior peternakan kepada Dirjen PKH. Buku-buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi berharga dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan peternakan di masa depan.
“Walaupun sudah purna, kami tetap berkarya untuk kemajuan peternakan Indonesia,” ujar Syukur Iwantoro, menegaskan komitmen generasi senior untuk terus berkontribusi meskipun telah pensiun. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara generasi senior dan muda sangat penting untuk memastikan keberlanjutan subsektor peternakan di masa depan.
Agung Suganda, dalam penutupan acara, menyampaikan optimisme bahwa dengan mengedepankan semangat kebersamaan, kolaborasi lintas generasi dapat memperkuat subsektor peternakan nasional. “Mari kita bersama-sama bangkitkan peternakan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya, mengajak semua pihak untuk bekerja bersama demi kemajuan peternakan Indonesia. (Red/Rls Humas Ditjen PKH)











