DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Junaidi, Kepala Desa Rajabasa Lama, memberikan klarifikasi terkait adanya kehadiran Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, serta Paslon Wakil Gubernur Lampung dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Rajabasa Lama yang diselenggarakan pada 17 November 2024.
Dalam wawancara dengan media DemokrasiNews.co.id, Junaidi menjelaskan bahwa acara tersebut sepenuhnya dibiayai menggunakan anggaran Dana Desa yang telah dialokasikan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Junaidi menegaskan bahwa meskipun Paslon Bupati dan Wakil Bupati serta Paslon Wakil Gubernur Lampung hadir dalam acara tersebut, mereka datang secara mandiri dan tidak diundang oleh panitia HUT Desa. “Sebagai Kepala Desa, saya tentunya harus memberikan pelayanan kepada mereka sebagai tamu, bukan sebagai bagian dari kampanye,” ujar Junaidi, saat dikonfirmasi oleh tim DemokrasiNews.co.id pada Rabu, (20/11/2024).
Ia juga menjelaskan bahwa perayaan HUT Desa Rajabasa Lama ini masih berlangsung hingga akhir bulan November, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 20 November merupakan acara pembukaan yang dimulai dengan kegiatan jalan sehat dan senam pagi.
Menurutnya, acara ini diadakan untuk mengajak warga desa berpartisipasi dalam kegiatan sehat bersama. Namun, ia menegaskan bahwa hiburan musik yang digelar pada siang hingga malam hari pada acara tersebut bukan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Desa. “Hiburan musik tersebut sebenarnya adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh tim kampanye Paslon yang hadir, dan bukan merupakan kegiatan panitia HUT Desa,” jelas Junaidi.
Junaidi menambahkan bahwa kegiatan kampanye Paslon Bupati, Wakil Bupati, dan Wakil Gubernur Lampung tersebut memiliki izin keramaian tersendiri yang terpisah dari izin kegiatan HUT Desa yang sudah disiapkan oleh pihaknya. Ia menjelaskan bahwa meskipun acara tersebut berlangsung bersamaan, kegiatan kampanye Paslon dan HUT Desa adalah dua hal yang berbeda dan tidak saling terkait. “Kegiatan kampanye Paslon memiliki izin tersendiri, dan saya hadir dalam hiburan musik sebagai Kepala Desa untuk menghormati tamu undangan yang hadir, bukan untuk berpartisipasi dalam kampanye,” ungkap Junaidi.
Sebagai Kepala Desa, Junaidi juga menegaskan bahwa ia bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran acara dan menjaga keharmonisan antara semua pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap agar masyarakat memahami bahwa acara HUT Desa ini tetap dijalankan sesuai dengan tujuan utama untuk memperingati hari jadi desa tanpa ada kaitannya dengan kegiatan kampanye politik. (Red/Pri)











