DEMOKRASINEWS, Madiun Jatim – Wali Kota Madiun Maidi tidak hanya meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas. Orang nomor satu di Kota Madiun itu juga memberikan semangat kepada mereka dengan memberikan uang saku. Perhatian itu dilakukan agar mereka tetap bersemangat menjalani hidup kendati berkebutuhan khusus.
‘’Mereka ini juga masyarakat kita. Harus mendapat hak yang sama. Tak terkecuali dalam hal vaksinasi Covid-19. Selain itu juga harus kita semangati. Mereka tidak sendiri. Masih ada orang-orang yang perhatian,’’ kata wali kota di shelter Jalan Srindit tersebut.
Pemerintah Kota Madiun memang menggelar vaksinasi untuk penyandang disabilitas untuk yang berusia 18 tahun ke atas. Jumlahnya ada 94 orang. Mereka tampak senang. Apalagi, saat kedatangan Wali Kota Madiun. Namun, ada juga yang terlihat tegang lantaran takut jarum suntik. Tak ayal, wali kota menyempatkan menyapa mereka dan mengajak bersenda gurau mencairkan suasana. Kegembiraan mereka semakin lengkap saat wali kota memberikan uang saku Rp 100 ribu kepada setiap peserta vaksinasi penyandang disabilitas tersebut.

‘’Kalau mereka merasa diperhatikan, mereka akan semangat. Artinya, tidak perlu berkecil hati karena masih ada banyak orang-orang yang peduli,’’ ungkapnya.
Wali kota berharap penyandang disabilitas juga turut berjuang melawan pandemi. Paling tidak disiplin protokol kesehatan. Itu penting untuk menjaga diri sendiri, orang lain, dan orang sekitar. Kedisiplinan mereka juga bisa menjadi contoh bagi yang lain.
‘’Kalau mereka yang berkebutuhan khusus ini saja tertib, masyarakat yang lain harusnya malu. Harusnya lebih bisa tertib dari mereka,’’ pungkasnya. (Hms madiuntoday)
Tim DemokrasiNews











