• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, Mei 28, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

Tangani Cepat Banjir Di Kantor Gubernur Jateng; Hanya 1,5 Jam Langsung Surut

DemokrasiNews
24/02/2021
in Advertorial, Nasional, Peristiwa, Tokoh
Tangani Cepat Banjir Di Kantor Gubernur Jateng; Hanya 1,5 Jam Langsung Surut

DEMOKRASINEWS, Semarang  – Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang, sempat terendam banjir saat hujan deras mengguyur Kota Semarang,pada Selasa sore kemarin (22/2/2021). Banjir menggenang sejak pukul 16.00 WIB dan langsung surut 1,5 jam kemudian.

Banjir mulai menggenangi kompleks kantor Gubernur pada pukul 16.00 WIB dan merendam Gedung B serta halaman parkir belakang. Puluhan motor dan mobil yang terparkir pun terendam. Namun kondisi itu hanya berlangsung 1,5 jam, mulai pukul 17.30 WIB air sudah surut.

Kabar kantornya kebanjiran ini pun sampai ke telinga Gubernur Ganjar Pranowo. Ganjar yang baru saja pulang roadshow pengecekan jalan rusak di wilayah pintura serta progres vaksinasi di Kudus pun langsung mengeceknya.

Tangani Cepat Banjir Di Kantor Gubernur Jateng; Hanya 1,5 Jam Langsung Surut Tangani Cepat Banjir Di Kantor Gubernur Jateng; Hanya 1,5 Jam Langsung Surut Tangani Cepat Banjir Di Kantor Gubernur Jateng; Hanya 1,5 Jam Langsung Surut

Ganjar tiba kantornya sekitar pukul 20.00 WIB. Saat datang, banjir di kantornya sudah surut. Ganjar kemudian menengok bagian parkir di belakang gedung B yang sempat ramai di media sosial karena terendam banjir setinggi lutut kaki orang dewasa.

Tangani Cepat Banjir Di Kantor Gubernur Jateng; Hanya 1,5 Jam Langsung Surut

“Niki wau dijebol pak (Ini tadi dijebol pak),” ujar salah seorang ASN Pemprov menunjuk tanggul pagar dari proyek pembangunan gedung DPRD Jateng.

Ganjar pun langsung menuju ke area pembangunan dan bertanya pada pengelola proyek. Pada Ganjar, pengelola menyebut jika banjir diakibatkan aliran air dari arah Jalan Menteri Supeno yang masuk ke kompleks Gubernuran melalui pintu belakang dekat Gedung F atau Gedung Dharma Wanita.

“Ini nggak pernah sampai begini lho pak, kalau saya dengar dari penjelasan anda, kemudian tadi tanggul kecil itu dijebol, ya airnya tidak bisa mengalir karena tanggul kecilnya itu. Saya minta selama cuaca seperti ini tidak usah ditanggul dulu,” ujar Ganjar pada pengelola proyek.

Ia kemudian mengecek Jalan Menteri Supeno dekat Masjid At-Taqwa yang juga diduga jadi sumber banjir di kantornya. Saat melihat gorong-gorong, Ganjar langsung meminta stafnya menugaskan Dinas PU guna melakukan pengerukan.

Ditemui usai melakukan pengecekan, Ganjar mengaku kaget mendapat laporan bahwa kompleks kantornya terendam banjir. Ganjar heran karena hal ini belum pernah terjadi, bahkan ketika Semarang dilanda hujan deras selama 2 hari pada 6-7 Februari lalu.

“Agak aneh, pada saat saya masih di kudus, dilapori kondisi kantor banjir itu, aneh menurut saya karena di bagian parkir itu airnya nggak bisa keluar, itu impossible pasti ada yang tersumbat.

Ganjar mengatakan, dari hasil pantauannya ada dua penyebab kompleks gubernuran kebanjiran. Yakni akibat adanya tanggul dari pagar pengerjaan proyek dari DPRD Jateng dan dari saluran air di belakang kantornya yang mengalami sedimentasi.

“Maka ketahuan pembangunan gedung DPRD ini, karena ternyata antar bangunan ini sampai dengan pintu pagar di sana, di mana yang di bawah itu biasanya dipakai untuk jalur parkir termasuk seandainya air lewat itu sebenarnya sudah miring, jadi nyaris sebenarnya tidak mungkin ini banjir. Ternyata ada tanggul kecil di situ, ada tanggul kecil yang menutup antara gedung ini sampai pagar sana, jadi betul-betul air nggak punya kesempatan lewat,” tutur Ganjar. 

Ia pun telah meminta pengelola proyek untuk tidak membuat tanggul di areal pagar proyek. Selain itu, Ganjar juga mengecek bagian belakang kantornya dan memerintahkan Dinas PU untuk mengeruk saluran air yang terjadi sedimentasi.

“Tadi saya minta untuk malam ini sampahnya dikeruk, sedimennya dikeruk. Saya khawatir nggak kelihatan itu yang masuk di sana di dalamnya tersumbat atau tidak. Kalau itu sudah bisa dibolong, terus kemudian bisa diambil sampahnya mudah mudahan lebih lancar,” ucap Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar yang mendapat laporan bahwa kawasan Simpang Lima tergenang banjir tinggi juga langsung menghubungi BBWS Pemali-Juana dan Kepala Daerah setempat untuk segera mengaktifkan seluruh pompa yang ada di Kota Semarang.

“Tadi saya juga sempat kontak Wali Kota dan BBWS agar semua pompa di-onkan seluruh Semarang. Maka kurang lebih 1 jam yang Simpang Lima juga sudah surut,” jelasnya.

Sumber – Melihat Indonesia ( MI ) 

Tim Redaksi DemokrasiNews  


Berita Terkini

Wukuf di Arafah: Saat Manusia Benar-Benar Pulang kepada Allah SWT 
Sosial Budaya

Wukuf di Arafah: Saat Manusia Benar-Benar Pulang kepada Allah SWT 

DemokrasiNews
27/05/2026
Tangis Jamaah Pecah di Padang Arafah, Puncak Haji 2026 Dipenuhi Suasana Haru
Sosial Budaya

Tangis Jamaah Pecah di Padang Arafah, Puncak Haji 2026 Dipenuhi Suasana Haru

DemokrasiNews
27/05/2026
Kurban Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Hidayah Jadi Momentum Persatuan dan Kepedulian Sosial
Edukasi

Kurban Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Hidayah Jadi Momentum Persatuan dan Kepedulian Sosial

DemokrasiNews
27/05/2026
Festival 1.000 Obor Semarakkan Malam Takbiran Idul Adha 1447 H di Batangharjo Lampung Timur
Advertorial

Festival 1.000 Obor Semarakkan Malam Takbiran Idul Adha 1447 H di Batangharjo Lampung Timur

DemokrasiNews
26/05/2026
Idul Adha 1447 H, Presiden Prabowo Bantu Sapi Kurban Jumbo untuk Warga Pugung Raharjo
Advertorial

Idul Adha 1447 H, Presiden Prabowo Bantu Sapi Kurban Jumbo untuk Warga Pugung Raharjo

DemokrasiNews
26/05/2026
Pemkab Lampung Timur Deklarasikan SPMB Bersih dan Transparan, Bupati Tegaskan Pendidikan Harus Adil
Pendidikan

Pemkab Lampung Timur Deklarasikan SPMB Bersih dan Transparan, Bupati Tegaskan Pendidikan Harus Adil

DemokrasiNews
26/05/2026

Related News

Kajari dan Bupati Lampung Timur Serahkan Bibit TOGA Kepada Kades

Kajari dan Bupati Lampung Timur Serahkan Bibit TOGA Kepada Kades

30/06/2021
Semeru Erupsi, PVMBG Tetapkan Level IV Awas, Ratusan Warga Mengungsi

Semeru Erupsi, PVMBG Tetapkan Level IV Awas, Ratusan Warga Mengungsi

20/11/2025
Presiden Jokowi Ingatkan Manajemen Kelola Freeport dengan Hati-Hati

Presiden Jokowi Ingatkan Manajemen Kelola Freeport dengan Hati-Hati

01/09/2022

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/