• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Senin, November 2, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal

DemokrasiNews
02/11/2026
in Hukum & Kriminal, Daerah, Peristiwa
Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal

DEMOKRASINEWS, Lampung Selatan,2 November 2026 – Pengakuan seorang pria yang mengaku menjadi korban pembegalan di Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, ternyata hanya rekayasa. Pria bernama Muhamad Ali (33) itu sengaja membuat cerita menjadi korban begal setelah uang pinjaman Rp 5,5 juta habis digunakan untuk bermain judi online (judol).

Fakta tersebut terungkap setelah video pengakuannya viral di media sosial. Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh memastikan peristiwa pembegalan yang disebut terjadi pada Sabtu (31/10/2026) itu tidak pernah terjadi.

“Yang kemarin itu rekayasa korban,” kata Stefanus, Minggu (1/11/2026).

Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal

Menurut Stefanus, Ali merekayasa peristiwa tersebut karena tertekan akibat tumpukan utang. Kondisi orang tuanya yang sedang sakit juga memperberat beban pikirannya.

“Motifnya karena stres banyak utang akibat judol, dan orang tuanya juga sedang sakit,” ujarnya.

Setelah video tersebut viral, Ali mendatangi Polres Lampung Selatan dan membuat surat pernyataan yang mengakui bahwa peristiwa pembegalan itu tidak benar. Dia juga menyatakan tidak membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.

Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal Uang Pinjaman Habis untuk Judi Online, Pria di Lampung Selatan Rekayasa Jadi Korban Begal

“Iya, karena viral kemarin, yang bersangkutan membuat pernyataan tidak membuat laporan. Memang kejadian kemarin tidak ada,” jelas Stefanus.

Dalam surat pernyataannya, Ali mengungkapkan uang Rp 5,5 juta yang menjadi pokok cerita pembegalan berasal dari pinjaman. Rinciannya, Rp 2,7 juta dan Rp 2,5 juta dipinjam dari seorang perempuan bernama Murnah, sedangkan Rp 300 ribu lainnya berasal dari pinjaman tetangganya.

Dari total uang tersebut, Ali menggunakan Rp 1,5 juta untuk membayar utang kepada seseorang bernama Sartam dan Rp 400 ribu untuk membeli kebutuhan sembako. Sementara itu, sisa Rp 3,6 juta dihabiskan untuk berjudi online.

“Sisa uang sebesar Rp 3,6 juta justru dihabiskan untuk bermain judi online,” beber Stefanus.

Ali mengaku berharap memperoleh keuntungan dari perjudian tersebut agar bisa melunasi utangnya. Namun, harapan itu tidak terwujud. Uang jutaan rupiah yang dipinjamnya justru habis tanpa menghasilkan keuntungan.

Kondisi itu membuat Ali semakin panik. Dia masih memiliki sejumlah utang di luar pinjaman bank dan terus mendapat tagihan dari para pemberi pinjaman. Ali juga tidak ingin orang tuanya mengetahui persoalan tersebut karena sedang menderita sakit jantung.

Dalam kondisi tertekan, Ali kemudian menyusun cerita seolah-olah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Dia bahkan membuat luka lecet pada tubuhnya untuk memperkuat cerita tersebut.

“Dalam kondisi tertekan, Ali akhirnya berinisiatif membuat cerita seolah-olah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan. Dia bahkan membuat seolah-olah mengalami luka akibat serangan pelaku begal,” ungkap Stefanus.

Stefanus menegaskan, luka yang terlihat dalam video tersebut bukan akibat serangan pelaku begal, melainkan dibuat sendiri.

“Iya, luka-luka lecet sendiri saja itu,” bebernya.

Sebelumnya, Ali mengaku dibegal dua orang bersenjata tajam di Jalan Desa Karang Pucung. Dia mengklaim mengalami luka bacok di bagian tangan dan kehilangan uang tunai Rp 6 juta.

Ali juga menyebut sepeda motornya sempat hendak dibawa kabur pelaku, tetapi gagal karena kendaraan tersebut kehabisan bensin.

Pengakuan tersebut belakangan terbantahkan setelah Ali mengakui sendiri bahwa cerita pembegalan itu merupakan rekayasa.(Red/Prie/HR)


Berita Terkini

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Perempuan di Bandar Lampung, HP Korban Masih Dicari
Hukum & Kriminal

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Perempuan di Bandar Lampung, HP Korban Masih Dicari

DemokrasiNews
02/11/2026
Anak Bacok Ayah Kandung di Pringsewu, Ternyata Pernah Kepergok Diduga Curi Motor
Hukum & Kriminal

Anak Bacok Ayah Kandung di Pringsewu, Ternyata Pernah Kepergok Diduga Curi Motor

DemokrasiNews
02/11/2026
Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Tembok Kampus di Bekasi, Enam Orang Tewas dan Enam Luka-Luka
Peristiwa

Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Tembok Kampus di Bekasi, Enam Orang Tewas dan Enam Luka-Luka

DemokrasiNews
02/11/2026
Cekcok Usai Pulang Biliar Berujung Maut di Cikarang Selatan, Pria 43 Tahun Ditangkap Polisi
Hukum & Kriminal

Cekcok Usai Pulang Biliar Berujung Maut di Cikarang Selatan, Pria 43 Tahun Ditangkap Polisi

DemokrasiNews
02/11/2026
Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polda Lampung Perkuat Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Hukum & Kriminal

Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polda Lampung Perkuat Pengawasan Tempat Hiburan Malam

DemokrasiNews
01/11/2026
Polres Tubaba Ungkap Peredaran Ribuan Bungkus Rokok Ilegal,Dua Orang Diamankan
Hukum & Kriminal

Polres Tubaba Ungkap Peredaran Ribuan Bungkus Rokok Ilegal,Dua Orang Diamankan

DemokrasiNews
01/11/2026

Related News

Kapolres Lampung Tengah Bersama Forkopimda Gelar Rakor Membahas Kebutuhan Obat-obatan di masa pandemi Covid-19

Kapolres Lampung Tengah Bersama Forkopimda Gelar Rakor Membahas Kebutuhan Obat-obatan di masa pandemi Covid-19

27/07/2021
Komitmen Tata Ruang Berkelanjutan, Pemkab Lampung Timur Ikuti Verifikasi ATR/BPN

Komitmen Tata Ruang Berkelanjutan, Pemkab Lampung Timur Ikuti Verifikasi ATR/BPN

09/06/2026
Dokumen Tak Lengkap, Karantina Pertanian Bandung Musnahkan Bibit Tanaman hingga Tarantula

Dokumen Tak Lengkap, Karantina Pertanian Bandung Musnahkan Bibit Tanaman hingga Tarantula

10/09/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/