• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu

DemokrasiNews
27/10/2026
in Hukum & Kriminal, Daerah, Nasional, Peristiwa
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu

DEMOKRASINEWS, Madiun Jawa Timur, 27 Oktober 2026 — Kasus pembunuhan Dini Hardianti (34) dan putranya, AG (4), di Kota Madiun, Jawa Timur, mengungkap dugaan perselingkuhan yang disembunyikan Dwi Bagus Martono dari istri sahnya selama hampir dua tahun.

Kuasa hukum keluarga korban, Ikbal Sermaf, mengungkapkan Dini dan Dwi telah menjalin hubungan selama sekitar tiga tahun sebelum menikah siri di Samarinda, Kalimantan Timur.

Menurut Ikbal, Dini mengetahui bahwa Dwi telah memiliki istri sah. Keduanya sempat tinggal di Bogor, kampung halaman Dini, sebelum pindah ke Kabupaten Ponorogo dan menetap di sebuah homestay selama sekitar empat bulan.

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu

“Korban dan pelaku ini sebenarnya sudah menjalin hubungan tiga tahun yang lalu. Setelah itu, mereka juga melaksanakan pernikahan siri di Kota Samarinda,” kata Ikbal di Mapolda Jawa Timur, Senin (26/10/2026).

Di sisi lain, seorang sumber internal yang dikutip TribunJatim.com menyebut istri sah Dwi tidak mengetahui hubungan suaminya dengan Dini. Istri sah Dwi diketahui berprofesi sebagai guru dan menjalankan bimbingan belajar privat di rumah.

Kesibukan tersebut diduga membuat istri sah Dwi tidak mengetahui aktivitas suaminya di bagian belakang rumah.

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Dugaan Perselingkuhan hingga Motif Cemburu

“Istrinya kaget. Dia bohong ke istri sah,” ujar sumber tersebut.

Dini dan putranya dilaporkan hilang setelah keluarga kehilangan kontak dengan keduanya sejak 20 September 2026. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada polisi pada 5 Oktober 2026.

Sebelum laporan dibuat, keluarga mengaku menerima informasi keberadaan korban yang berubah-ubah. Dwi disebut sempat menyampaikan bahwa korban berada di restoran, warung makan di Ponorogo, hingga stasiun kereta api.

Nomor WhatsApp korban juga sempat mengirim pesan yang menyebut keberadaan mereka di Medan dan meminta keluarga tidak melapor ke polisi. Namun, keluarga mencurigai pesan tersebut karena gaya bahasanya berbeda dari kebiasaan korban.

Kecurigaan keluarga semakin menguat setelah mereka menemukan rekaman CCTV hotel di Madiun pada 12–13 Oktober 2026. Rekaman tersebut, menurut informasi yang dihimpun keluarga, memperlihatkan Dwi membawa kantong plastik hitam berukuran besar sambil menggendong AG.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengungkap dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya.

Direktur Ditreskrimum Polda Jawa Timur Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan, Dwi diduga membunuh Dini terlebih dahulu di sebuah kamar hotel di Kota Madiun. Setelah itu, pelaku diduga membunuh AG.

Polisi juga mengungkap dugaan upaya pelaku menghilangkan jejak dengan membakar jasad korban di pekarangan belakang rumah, kemudian menghancurkan sisa tulang menggunakan mesin penggiling.

Menurut Roy, pelaku diduga kembali membakar sisa jasad sebelum berencana membuangnya ke laut.

“Untuk menghilangkan jejak, korban dibakar di belakang pekarangan rumahnya. Kemudian setelah dibakar, dimasukkan ke dalam penggilingan,” kata Roy di Mapolda Jatim, Senin (26/10/2026).

Penyidik masih menyisir sejumlah lokasi kejadian perkara untuk mencari sisa tulang dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Roy menduga kecemburuan dan percekcokan asmara menjadi pemicu pembunuhan. Dugaan itu berkaitan dengan komunikasi antara Dwi dan istri sahnya yang diduga memicu kecemburuan Dini hingga terjadi pertengkaran.

“Motifnya kemungkinan masalah dendam, emosi. Ada komunikasi dengan istri sah, kemudian yang perempuan merasa cemburu. Akibat kecemburuan itu terjadi percekcokan mulut antara korban dan pelaku,” ujar Roy.

Meski demikian, penyidik masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa untuk memastikan konstruksi perkara berdasarkan bukti dan keterangan saksi.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah informasi hilangnya Dini dan AG beredar di media sosial. Keluarga berharap penyidik mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta memastikan pertanggungjawaban hukum atas kematian kedua korban.( Red/Rls/Dikutip dari Tribun Jatim )


Berita Terkini

Buronan Kasus Penembakan Warga di Tanggamus Tewas Ditembak Polisi saat Ditangkap
Hukum & Kriminal

Buronan Kasus Penembakan Warga di Tanggamus Tewas Ditembak Polisi saat Ditangkap

DemokrasiNews
27/10/2026
Pemuda Muhammadiyah Tulang Bawang Dorong Camp Lintas Agama, Bupati Dukung Tindak Lanjut
Humaniora

Pemuda Muhammadiyah Tulang Bawang Dorong Camp Lintas Agama, Bupati Dukung Tindak Lanjut

DemokrasiNews
27/10/2026
BPBD Lampung Pastikan Karhutla Titik Baru Way Kambas Padam, Jauh dari Kandang Gajah
Peristiwa

BPBD Lampung Pastikan Karhutla Titik Baru Way Kambas Padam, Jauh dari Kandang Gajah

DemokrasiNews
26/10/2026
Duka Menyelimuti Rumah Aipda Agung Eko Prasetyo, Pengabdian Sang Polisi Kini Paripurna
Peristiwa

Duka Menyelimuti Rumah Aipda Agung Eko Prasetyo, Pengabdian Sang Polisi Kini Paripurna

DemokrasiNews
26/10/2026
Kasus Ibu dan Anak di Madiun Terungkap, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan
Hukum & Kriminal

Kasus Ibu dan Anak di Madiun Terungkap, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan

DemokrasiNews
26/10/2026
MTQ ke-53 Lampung, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045
Pendidikan

MTQ ke-53 Lampung, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045

DemokrasiNews
26/10/2026

Related News

Baznas Lampung Utara Kenalkan Programnya Melalui Sosialisasi Diengah Masyarakat

Baznas Lampung Utara Kenalkan Programnya Melalui Sosialisasi Diengah Masyarakat

21/10/2020
Satu Komando Satu Komitmen, KBNU Dukung Penuh Dendi-Marzuki

Satu Komando Satu Komitmen, KBNU Dukung Penuh Dendi-Marzuki

28/09/2020
Pengedar UPAL di Pringsewu Tertangkap Polisi

Pengedar UPAL di Pringsewu Tertangkap Polisi

05/04/2023

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Humaniora
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/