DEMOKRASINEWS, Jakarta, 10 Juni 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima surat kepercayaan dari sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident untuk Republik Indonesia dalam upacara resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Penyerahan surat kepercayaan tersebut menjadi simbol dimulainya secara resmi tugas para duta besar di Indonesia sekaligus menandai komitmen bersama untuk memperkuat hubungan persahabatan, kerja sama, dan dialog antarnegara di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo terdiri atas Manuel Estuardo Roldan Barillas dari Republik Guatemala, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari dari Negara Qatar, Abdirashid Salat Abdille dari Republik Kenya, Ratu Isoa Delamisi Tikoca dari Republik Fiji, Redouane Houssaini dari Kerajaan Maroko, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria dari Republik Portugal, Bernardo Brea Rodriguez dari Republik Panama, Hong Kwang Il dari Republik Demokratik Rakyat Korea, serta Antonio Rodrigues Jose dari Republik Mozambik.

Kehadiran para duta besar tersebut mencerminkan semakin luasnya jejaring diplomasi Indonesia dengan berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, Amerika Latin hingga Pasifik. Hubungan diplomatik yang terjalin tidak hanya berperan dalam memperkuat kerja sama antar pemerintah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang perdagangan, pendidikan, investasi, kebudayaan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Usai prosesi penyerahan surat kepercayaan, Duta Besar Republik Panama untuk Indonesia, Bernardo Brea Rodriguez, menyampaikan harapannya agar Indonesia dan Panama dapat mempererat kemitraan strategis, khususnya di sektor maritim, logistik, dan transportasi. Menurutnya, kedua negara memiliki posisi geografis yang sama-sama strategis sebagai penghubung jalur perdagangan dunia sehingga berpotensi menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan.
Sementara itu, Duta Besar Republik Portugal untuk Indonesia, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari lima abad. Ia berharap kerja sama Indonesia dan Portugal dapat semakin relevan dalam menjawab berbagai tantangan global, mulai dari pembangunan ekonomi hingga isu keberlanjutan.
Momentum penerimaan surat kepercayaan ini menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak hanya membangun hubungan antarnegara, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya perdamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bersama. Di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks, penguatan kemitraan internasional menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat global.
(Redaksi/Sumber: BPMI Sekretariat Presiden)











