DEMOKRASINEWS, Bekasi,28 April 2026 – Duka mendalam menyelimuti dunia transportasi darat Indonesia setelah terjadi tabrakan hebat antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). Kecelakaan tragis ini menewaskan sedikitnya 7 orang dan menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Berdasarkan data sementara petugas gabungan, korban meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kota Bekasi, sementara korban luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat seperti RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.
Insiden bermula saat KRL Commuter Line tengah berhenti di jalur 1 menuju arah Cikarang. Namun dari arah barat, KA Argo Bromo Anggrek masuk ke jalur yang sama hingga tabrakan keras tak terhindarkan. Benturan dahsyat membuat beberapa gerbong rusak parah dan menyebabkan penumpang terjebak di dalam rangkaian kereta.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, KAI, serta relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi besar-besaran. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena struktur besi gerbong yang ringsek menyulitkan petugas mengevakuasi korban.
Basarnas bahkan menambah 14 personel khusus dari Basarnas Special Group guna mempercepat proses penyelamatan lima korban yang sempat terhimpit selama berjam-jam di dalam gerbong.
Sementara itu, kabar baik datang dari penumpang KA Argo Bromo Anggrek. Seluruh penumpang dan awak kereta, termasuk masinis, dilaporkan selamat. Tercatat lebih dari 240 penumpang berada di dalam kereta saat kecelakaan terjadi.
Hingga Selasa pagi (28/4/2026), total korban tercatat mencapai 92 orang, terdiri dari 7 meninggal dunia dan sisanya selamat dengan kondisi luka ringan hingga berat.

Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan dengan menjenguk para korban yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, pada Selasa pagi sekitar pukul 08.39 WIB.
Dalam kunjungannya, Presiden menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta memastikan seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis terbaik hingga pulih.
“Saya datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin dan kaget atas kecelakaan ini. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita segera lakukan investigasi,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menegaskan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh bersama KNKT serta mengevaluasi sistem keselamatan perkeretaapian nasional, terutama pada lintasan rawan kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penyelidikan penyebab pasti tabrakan masih terus berlangsung.( Red/ Antara )











