DEMOKRASINEWS,Lampung Timur – Warga Desa Way Mili, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur, digegerkan dengan penemuan seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di rumah kontrakannya, Sabtu (14/3/2026).
Korban diketahui bernama Harianto, yang akrab disapa Koh Atian, berusia 73 tahun. Ia diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan yang berada di Dusun 3 desa setempat.

Kepala Desa Way Mili, Basori, mengatakan kecurigaan warga muncul karena korban sudah sekitar lima hari tidak terlihat beraktivitas di sekitar rumahnya. Selain itu, rumah tersebut selalu dalam keadaan terkunci, sementara lampu penerangan terus menyala siang dan malam.
“Warga merasa curiga. Setelah mendapat izin dari pemilik rumah, mereka membuka paksa pintu rumah tersebut. Saat pintu dibuka, tercium bau busuk dari dalam ruangan,” ujar Basori.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan petugas puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Saat dilakukan pengecekan di dalam rumah, petugas menemukan jasad korban dalam posisi terlentang di atas kasur dengan tubuh tertutup selimut. Kondisi jasad saat ditemukan sudah membusuk.
Kapolsek Gunung Pelindung, Iptu Agus Sugiarto, mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal dari tim medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu minggu sebelum jasadnya ditemukan.
“Dari pemeriksaan awal tim medis, kemungkinan korban meninggal kurang lebih satu minggu sebelum ditemukan,” jelasnya.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai kematian akibat sakit dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa ke Lempasing, Bandar Lampung, untuk proses kremasi.(Red/Prie)











