DEMOKRASINEWS, Bandung Barat – Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Jenazah yang telah teridentifikasi tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Berdasarkan data sementara hingga Senin (26/1) pukul 18.30 WIB, Tim SAR gabungan telah mengevakuasi dan mengirimkan total 38 kantong jenazah untuk proses identifikasi. Dari jumlah tersebut, 18 kantong jenazah masih dalam tahap identifikasi oleh tim DVI.
Operasi pencarian dan pertolongan kembali dilanjutkan pada Selasa (27/1) mulai pukul 08.00 WIB. Pada hari ini, tim SAR menambah pengerahan alat berat guna memperluas area pencarian di sektor A dan sektor B. Sedikitnya sembilan unit excavator dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi.
Sebanyak 800 personel tim SAR gabungan terlibat dalam operasi ini. Seluruh unsur bekerja secara terpadu dalam upaya pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsoran.

Sementara itu, jumlah pengungsi akibat bencana tanah longsor tercatat sebanyak 685 jiwa yang tersebar di Kantor Desa Pasirlangu, dengan rincian 353 jiwa menempati GOR desa dan 332 jiwa berada di aula desa.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan bantuan logistik berupa 200 paket sembako, 100 pouch makanan siap saji, 50 kasur lipat, 100 selimut, 100 matras, serta 50 paket alat kebersihan.( Red/Rls Hms BNPB )











